Akhirnya #Hastag muncul di Facebook juga

Posted by Muhamad Faisol On Jumat, 14 Juni 2013 0 komentar

Tampilan jika kita klik sebuah #hastag
Facebook akhirnya menggunakan hashtag untuk membantu pengguna mengkategorikan pembicaraan mereka.

Sistem pengorganisasian topik itu telah dikabarkan pada Maret lalu dan telah ditawarkan kepada sejumlah kecil pengguna Facebook pada Rabu (12/6). Facebook akan mengizinkan penggunaan hashtag kepada pengguna lainnya dalam beberapa pekan ke depan.

Jejaring sosial itu ingin membantu pengguna mereka lebih mudah mencari konten di Facebook dan penggunaan hashtag adalah langkah pertama untuk mencapai hal itu.

Menurut Facebook, mayoritas pengguna mereka telah sejak lama menggunakan hashtag. Karenannya, Facebook memutuskan untuk memberlakukan penggunaannya. Kini, Anda bisa mencari topik dengan mengeklik hashtag yang ada.

Image from http://www.metrotvnews.com
Dengan menambahkan tanda "#" di sebuah kata akan membuat kata itu menjadi sebuah tautan yang bisa di-klik. Setelah itu akan muncul sejumlah materi tentang pendapat orang lain mengenai topik tersebut.
Facebook mengatakan fitur ini menawarkan sebuah "pandangan yang lebih luas tentang apa yang sedang terjadi." Sementara para ahli mengatakan langkah ini juga bisa menambah penjualan iklan.
Sosial media lain yang juga menggunakan hashtag yaitu Pinterest, Tumblr, Google+, Sina Weibo, LinkedIn, dan Instagram yang adalah milik Facebook.

Situs tersebut menyatakan bahwa hashtag akan memunculkan suatu daftar kronologis tentang komentar lain yang menggunakan kata yang sama baik mereka berteman maupun tidak.

"Kami akan terus menambah fitur lain dalam beberapa minggu dan bulan mendatang termasuk hashtag dan pengertian yang mendalam supaya orang bisa menemukan lebih banyak lagi diskusi tentang topik yang mereka inginkan," situs itu menyatakan.

Meski demikian, para pengguna tetap dapat membatasi siapa yang bisa melihat apa yang mereka publikasikan dengan hashtag itu.

Seorang analis media sosial Andrew Frank mengatakan: "Saya rasa mereka melihat konsep hashtag sukses di Twitter dan tidak ada alasan kenapa mereka tidak mengadaptasi konsep itu."
"Hashtag begitu populer di kalangan para pengiklan. Mereka ingin memperluas nilai dan jangkauan iklan," kata dia.

Saat ini Facebook tidak mengijinkan para pengiklan untuk menjangkau langsung para penggunanya melalui hashtag seperti yang terjadi di Twitter.

Hashtag pertama kali diciptakan oleh pengguna Twitter pada 2007. Twitter kemudian mengadopsi sistem tersebut di API mereka. Sejak saat itu, hashtag diadopsi layanan lain termasuk oleh Flickr, Tumblr, Google+, serta Instagram

Dikutip dari berbagai sumber

Regard

phychole
READ MORE

KPUD Lumajang di datangi Massa

Posted by Muhamad Faisol On Rabu, 05 Juni 2013 0 komentar
barisan polisi mengamankan jalur ke KPUD
KPUD Lumajang di datangi oleh salah satu massa pendukung calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Lumajang. Namun aksi mereka di hadang oleh barisan polisi yang mengamankan jalur menuju kantor KPUD Kab Lumajang. Akhirnya massa berorasi di perempatan TOGA Lumajang. Hingga perwakilan dari pasangan calon keluar dari kantor KPUD Lumajang untuk memberikan informasi kepada Massa. Massa membubarkan diri setelah juru bicara dari pasangan calon yang mereka dukung keluar dari KPUD dan memberikan penjelasan kepada massa. Aksi massa berlangsung damai dan tidak ada aksi anarkis seperti yang di sampaikan oleh korlap aksi.
Massa mulai berdatangan

massa yang datang dengan kendaraan truck

massa mulai berjalan turun dari kendaraan

Massa turun dari kendaraan

massa memaksa masuk ke jalur KPUD Lumajang

Pengamanan ketat di jalan menuju KPUD Kab Lumajang

READ MORE

Fitur baru dari facebook "how you're feeling and what you're doing"

Posted by Muhamad Faisol On Minggu, 02 Juni 2013 0 komentar
Fitur baru dari facebook,"how you're feeling and what you're doing". Salah satu fitur yang akan membuat kita bisa memberi informasi apa yang sedang kita lakukan atau apa yang sedang kita rasakan. Ada berbagai emoticon lucu yang tersedia di fitur ini. Fitur ini sementara bisa kita nikmati jika facebook kita menggunakan bahasa Inggris. Karena setelah saya coba di bahasa Indonesia, ternyata fitur ini tidak bisa bekerja. 
Kita bisa memilih sesuai dengan keadaan kita. ada beberapa yang memang bisa kita coba di sini. Tidak heran jika facebook melakukan hal ini, Perubahan yang selalu dilakukan oleh facebook setiap beberapa bulan. Yang mana update fitur ini dilakukan agar facebook tetap menarik dan hidup ditengah pesatnya perkembangan jejaring sosial saat ini. Trus bagaimana cara menggunakannya? Sebagai mana di halaman FAQ facebook  saya akan menerjemahkan dengan kemampuan saya. Berikut langkah langkahnya :

  1. Klik share menu yang ada pada beranda (newsfeed) atau profil (timeline) anda.
  2.  Klik (Ikon berbentuk smile)
  3. Pilih perasaan (feeling) atau hal apa yang sedang anda lakukan.
  4. Pilih deskripsi apa yang sedang anda lakukan. Misalnya anda sedang menonton kita bisa menambahkan dibelakangnya apa yang sedang kita tonton. Akan ada pilihan baru yang akan mendeskripsikan hal yang sedang kita tonton. Jika tidak ditemukan, kita bisa mengetikkan apa yang sedang kita lakukan dan memilih pada menu dropdown dan akan ada hal yang berkaitan yang bisa kita pilih.
  5. Jika kita memasukkan hal yang kita lakukan yang tidak tercantum dalam pilihan, maka kita akan diminta untuk memberikan icon pada hal yang kita tuliskan tersebut.
  6. Untuk mengedit perasaan kita atau apa yang kita lakukan, kita bisa pilih ikon dan tulis kembali pembaharuaannya atau tekan icon X untuk menghapusnya dari update kita. Untuk mengganti icon, klik pada update status kita dan pilih icon yang ada pada menu drop down
  7. Setelah anda rasa cocok, maka untuk mengakhirinya anda tekan tombol kirim (post) pada status anda. Jika anda memilih salah satu aktivitas, secara otomatis akan menunjuk pada suatu halaman dari aktivitas yang adan pilih.
Itu sekilas tentang fitur baru dari facebook yang bisa kita manfaatkan. Dan kita tunggu fitur terbarunya dari facebook.

more info klik https://www.facebook.com/help/427780037309149/
Regard

phychole

READ MORE