Hari ini, Kamis Kliwon Rakyat JATIM memilih

Posted by Muhamad Faisol On Kamis, 29 Agustus 2013 0 komentar

Panitia membuka dan menghitung surat suara
 Hari ini, tanggal 29 Agustus 2013 hari Kamis Kliwon serentak di seluruh Jawa Timur diadakan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur. TPS dibuka mulai pada pukul 07.00 oleh Panitia Pemungutas Suara. Semua warga Jawa Timur yang sudah memenuhi syarat memiliki hak untuk memberikan suranya dalam pesta demokrasi hari ini. Untuk warga yang tidak mendapatkan undangan, tapi namanya terdapat di DPT maka bisa mendatangi TPS dengan membawa KTP. 
Ini merupakan hari dimana rakyat Jawa Timur akan memilih pemimpinnya 5 tahun ke depan. Dan setiap orang berhak memilih pemimpin sesuai dengan nalurinya tanpa ada paksaan dari orang lain. Nantinya, suara yang sudah dipilih akan diakumulasikan dari berbagai daerah untuk mengetahui siapa yang berhak menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur sesuai suara terbanyak. Quick Count atau perhitungan cepat bisa kita ikuti di televisi Swasta. Yang hampir semua televisi memberikan Quick Count mulai pukul 13.00 WIB. 

Ketua KPPS memberikan tata cara pemilihan yang benar

Masyarakat antri untuk memasuki bilik suara
Papan Sosialisasi untuk masyarakat

READ MORE

Menikmati Indahnya Ranu Kumbolo

Posted by Muhamad Faisol On Rabu, 21 Agustus 2013 2 komentar
Ranu Kumbolo adalah sebuah danau gunung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Letaknya di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru. Luasnya 15 hektar. Ranu Kumbolo adalah bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.(sumber)
Berawal rencana untuk menghabiskan sisa liburan hari raya Idul Fitri 1434 H, kami sekumpulan anak yang suka nongkrong diwarung kopi ingin melakukan camping di ranu kumbolo. Apalagi pas dengan moment hari kemerdekaan Republik Indonesia yang pasti di ranu kumbolo ada tradisi melakukan upacara bendera.
Persiapan demi persiapan kita lakukan untuk menikmati suasana alam di sana. Mulai dari perlengkapan pribadi yang akan menghangatkan badan kita saat di sana karena cuaca di sana sangat dingin, obat - obatan, peralatan untuk hidup di alam, sampai pada logistik yang kita perlukan untuk bertahan hidup di ranu kumbolo.
Perjalanan ke Ranu Kumbolo bukanlah perjalanan yang mudah. Untuk bisa menikmati indahnya ranu kumbolo kita harus berjalan kaki yang bisa ditempuh berjam jam. Jika kita bisa jalan cepat, waktu tempuh bisa 3,5 Jam dengan minim istirahat dijalan. 
Jalanan setapak dengan pemandangan yang sangat mengagumkan akan membuat perjalanan jauh itu seakan tidak terasa capek. Karena sepanjang perjalanan kita juga diberikan berbagai view yang sangat membuat kita lupa akan jauhnya perjalanan yang kita tempuh.
Sekian jauh perjalanan yang kita tempuh akan terbayar ketika kita sudah sampai di lokasi ranu kumbolo. Pada saat kami datang, banyak pendaki yang sudah mendirikan tenda di sana. Karena bertepatan dengan menjelang upacara hari kemerdekaan RI, maka banyak para pendaki yang ingin melakukan upacara di  ranu kumbolo.
Upacara bendera di ranu kumbolo pada detik detik proklamasi ada dibeberapa tempat. Yang saya amati ada 3 tempat pelaksaan upacara di sekitar ranu kumbolo yang diadakan oleh teman teman yang sedang mendirikan tenda di sekitar ranu kumbolo. Ada yang didekat pos ranu kumbolo serta di bawah pos 4 ranu kumbolo.
Kebetulan penulis berada di bawah pos 4 ranu kumbolo yang tepatnya berada di sisi Utara dari ranu kumbolo. Dan penulis sempat melakukan dokumentasi pelaksanaan upacara bendera. Meskipun pelaksaan hanya dilakukan secara sederhana, namun semua peserta bisa melakukan upacara secara hikmat. Upacara yang saya liput di protokoli oleh Bagas dari malang yang bertugas membaca susunan upacara, Arif dari lumajang yang bertugas sebagai pemimpin upacara dan Herga dari lumajang yang bertugas sebagai pembaca teks proklamasi.
Setelah upacara selesai, ada pendaki yang langsung packing untuk pulang ke rumah masing masing ada juga yang masih nge camp untuk beberapa hari di ranu kumbolo. Kebetulan kami masih menambah satu malam untuk berdiam di ranu kumbolo. Namun berpindah lokasi ke dekat pos Ranu Kumbolo karena populasi tenda sudah mulai berkurang dengan banyaknya yang turun pulang ataupun naik ke arah semeru.
Dipagi harinya, cuaca cukup cerah. Sehingga kita bisa menikmati matahari terbit di ranu kumbolo. Inilah yang banyak ditunggu. Jika tidak ada kabut kita akan bisa melihat indahnya matahari terbit di tepi ranu kumbolo. Keindahan yang memang akan membuat kita puas meskipun menempuh perjalanan jauh.
Setelah menikmati indahnya mentari pagi, kamipun bersiap packing untuk kembali ke rumah. Karena esok harus kembali beraktifitas normal. Selain packing barang kita, kita juga tak lupa membawa pulang kembali sampah yang ada dari logistik yang kita pakai. Ini demi menjaga kelestarian alam di ranu kumbolo.
Ranu kumbolo memang indah, dan untuk kesana juga kita harus ada persiapan yang cukup. Persyaratan yang harus kita siapkan untuk pergi ke ranu kumbolo juga perlu kita perhatikan. Berikut tips untuk yang ingin naik ke ranu kumbolo :
  • Siapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan selama berada di sana. Karena cuaca dingin pastikan bawa tenda serta baju hangat kalo bisa dengan sleeping bag juga. Dan logistik yang cukup untuk anda hidup disana karena disana tidak ada orang yang jual makanan.
  • Untuk keperluan perizinan, siapkan surat keterangan kesehatan dari dokter puskesmas atau rumahsakit. Fotocopy identitas, materai 6000 dan uang biaya perijinan yang berlaku. Siapkan semua dari rumah anda agar jika sampai dipos perijinan anda tidak kebingungan.
  • Selalu bawa kantong sampah, untuk membawa turun kembali sampah yang ada agar tidak ada sampah yang tercecer di ranu kumbolo
  • Siapkan kondisi fisik anda, karena perjalanan yang ditempuh lumayan jauh dengan berjalan kaki.
 Ini sekedar tulisan pengalaman dari saya, apabila ada kesalahan saya mohon maaf dan siap menerima kritikan dengan menuliskan komentar.































READ MORE