Liburan ke MAHAMERU SUMMIT 3676

Posted by Muhamad Faisol On Kamis, 01 Januari 2015 0 komentar
Perjalanan MAHAMERU SUMMIT
Liburan akhir tahun yang jadi satu. Liburan sekolah yang membuat ringan beban tugas pekerjaan, ditambah dengan liburan natal dan tahun baru. Dan akhirnya bersama komunitas kecilku Candu Alam Lumajang berencana untuk jalan jalan menuju puncak gunung Semeru yang bernama Mahameru dengan ketinggian 3676 mdpl. 
Perjalanan yang direncanakan akan dilakukan pada tanggal 25 Desember 2014 hingga tanggal 27 Desember 2014. Dan perjalanan kali ini tidak saja dari team Candu Alam Lumajang, namun juga kedatangan tamu dari Jakarta, Pasuruan dan Surabaya yang ikut bergabung dalam satu team pendakian.Dimulai meeting persiapan yang kita lakukan pada tanggal 20 Desember 2014 untuk cheking kekurangan dari persiapan. Dan packing perlengkapan, peralatan dan perbekalan selama diperjalanan pada tanggal 24 Desember 2014.
Pada tanggal 25 Desember 2014 jam 06:30 kita mulai menuju desa Ranu Pane untuk memulai pendakian. Perjalanan menggunakan sepeda motor yang kita tempuh dalam waktu 2,5 Jam menuju desa Ranu Pane. Sempat beristirahat sejenak di sungai yang diberi nama sungai ireng ireng untuk mendinginkan mesin motor. Setelah itu langsung melanjutkan perjalanan menuju desa Ranu Pane.
Istirahat dulu di sungai ireng ireng
Tepat pukul 8:30 WIB kita sampai di desa Ranu Pane. Dan mulai mengurus perijinan untuk pendakian menuju Ranu Kumbolo. Pukul 09:30 semua perijinan selesai dilakukan dan kita mulai berjalan menuju Ranu Kumbolo. Setelah di Pos 3 menuju ranu kumbolo, kita disambut oleh Hujan, yang membuat kita mempercepat laju agar cepat sampai di Ranu Kumbolo. Sampai di ranu kumbolo, hujan masih mengguyur menyebabkan kita harus mendirikan tenda ditengah hujan untuk tempat istirahat. Pejalanan Ranu Pane menuju Ranu Kumbolo memakan waktu + 5 Jam perjalanan dengan berjalan kaki. 
Planning awal kita akan menuju ke Kali mati pada tanggal 26 Desember 2014 jam 10:00 pagi. Namun karena pagi hari di ranu kumbolo diguyur hujan mulai jam 08:00 WIB kita pending perjalanan hingga hujan reda. Sampai jam 14:00 hujan tidak kunjung reda juga, akhirnya Ketua Team perjalanan Bulleng memutuskan perjalanan ke kalimati dilakukan besok pagi dan kembali kita camp di Ranu Kumbolo.
Akhirnya pada 27 Desember 2014 setelah sarapan kita langsung packing menuju pos kalimati. Tepat pukul 08:00 WIB kita mulai perjalanan menuju pos kalimati dari ranukumbolo. Ditengah perjalanan setelah cemoro kandang, hujan kembali mengguyur. Namun perjalanan diteruskan menuju kalimati.Perjalanan menuju kalimati memakan waktu + 3 jam berjalan kaki. Setelah sampai di kalimati, kita kembali mendirikan tenda dan mengambil air di sumber mani. Sumber air yang ada di kalimati. Di kalimati kita beristirahat untuk energi menuju puncak mahameru. Pada pukul 00:00 perjalanan dimulai, semua anggota team bersiap dengan membawa bekal yang diperlukan untuk menuju puncak. Team dibagi menjadi 3 team agar lebih efektif. Akhirnya team 1 dengan berjumlah 6 orang sampai dipuncak dengan selamat meskipun harus melawan badai yang datang di puncak. Akhirnya kita kembali ke Pos Kalimati, dan beristirahat sejenak sebelum packing. Setelah istirahat, tepat pukul 11:00 28 Desember 2014 kita mulai packing untuk kembali ke rumah masing masing. Perjalan pulang tak seperti perjalanan berangkat. Karena kita harus track dari KaliMati menuju desa ranu pane, tanpa ada berhenti untuk camp di ranu kumbolo. Hanya berhenti sesaat ketika kaki lelah dan kembali berjalan. Perjalanan yang dimulai dari kalimati pukul 12:30 dan sampai di desa ranupane pukul 20:00. Setelah sampai di desa ranu pane kita kembali lagi ke rumah masing masing. Tepat pukul 22:00 kita sampai di meeting point awal.
Oh ya rencana awal yang kita perjalanan tanggal 25 Desember 2014 - 27 Desember 2014, ternyata harus berubah. Kita turun pada tanggal 28 Desember 2014 karena faktor cuaca dan demi keselamatan bersama. Kenapa juga tidak semua sampai di puncak? Karena kondisi puncak yang penuh dengan badai, maka demi keselamatan, yang masih sampai di tengah bahkan yang hampir sampai pun harus turun dan tidak memaksakan diri untuk mencapai puncak. Banyak faktor yang harus kita perhatikan saat kita berjalan menuju puncak. Jangan gunakan ego yang tinggi tanpa tidak memperhatikan keselamatan.
Puncakmu adalah, dimana kamu berhenti ....

Ucapan terimakasih dari Tita Dwi Agustina





















0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda untuk postingan saya