Berawal dari Camp, Facebook, dan SMSan, Ketemuan kenal deh

Posted by phychole On Selasa, 25 Januari 2011 1 komentar

Memang menjalin pertemanan, sahabat untuk diriku agak susah. Berkenalan langsung face to face kepada orang yang baru aku temui bukan hal mudah bagiku. Karena kurangnya keberanianku untuk menyapa orang yang baru yang hadir di depanku. Tanpa perantara, tanpa ada orang yang memulai aku tidak bakal berani mengungkap meskipun itu dekat.
Ini cerita mungkin juga sama dengan hari hari ku sebelumnya. Kali ini di awali dari sebuah camp yang di adakan oleh adik kelasku, yang kebetulan mengundang para alumni untuk datang di acara tersebut. Aku yang sudah kangen ama alam bebas karena sudah hampir 3 tahun tidak melakukan camp akhirnya coba untuk datang. Meskipun sebenarnya aku tidak ada yang kenal sama sekali dengan anak anak baru sekarang. Aku coba hubungi temanku yang mungkin mau datang, dan akhirnya dia bisa datang. Jadi aku bisa datang karena ada teman yang aku kenal meskipun hanya satu orang.
Di bumi perkemahan memang benar, tak satupun aku kenal dengan anggota baru karena memang aku sudah lama tak ikut mengurusi kegiatan ataupun datang di kegiatan mereka. Tapi selama 2 hari di sana sudah cukup akrab dengan adek adek yang belum semuanya aku kenal. Ingin mengenal satu persatu tapi pastinya aku nanti bakal lupa lagi. (*maklum udah pelupa*)
Ternyata ada salah satu anak perempuan yang membuat aku ingin mengenalnya lebih jauh. Tapi aku ndak bakalan berani dan aku juga ndak enak karena tamu kenapa harus kenalan dengan peserta. Meskipun deket dan bareng waktu aku masak air, namun tetep saja aku masih ndak berani menanyakan siapa namanya.
Sampai akhirnya 2 minggu berlalu. Ketika itu dia add Facebook aku. Karena aku mau add facebooknya tetapi aku ndak tau facebook nya yang mana. Setelah aku confirm... akhirnya aku bisa chat bareng sama dia. Berawal dengan chat ama dia, aku iseng meminta nomor contact nya. Eh ndak di sangka di kasih juga sama dia.
Setelah dia offline, aku lanjutkan dengan smsan sama dia. Setelah lama SMSan akhirnya aku ingin menemuinya. Tapi aku mencari waktu dan alasan yang tepat. Dia menyuruh datang pas acara rutin organisasi. Aku langsung datang, namun awal ini aku dan dia sama sama ndak mau nyapa. Dia sih nyapa bentar, tapi aku berpikiran pas waktu itu tidak mungkin ada waktu ngobrol bareng karena khan pada sibuk untuk beres beres. Dan aku ndak enak sendiri ganggu kegiatan mereka.
Hari pertama tidak berhasil ngobrol banyak dengan dia. Hari kedua, aku coba lagi datang. Setelah acara latihannya selesai, untuk menyapa aja jujur aku ndak berani langsung menyapa dia. Aku sms dia dan malah dia yang nyamperin aku. Aku sebenarnya tidak enak dengan lingkungan karena aku datang untuk maen dan kalo di lihat yang laen ternyata aku hanya untuk menemui dia saja.
Setelah banyak ngobrol dan smsan sama dia, entah kenapa aku kok tambah ada perasaan yang lebih sama dia. Aku lebih memperhatikan dan memikirkan dia. Sebenarnya dia awalnya ingin mengenalkan temannya kepadaku. Namun aku sudah kenal duluan sebelum aku mengenal dia. Trus aku pikir pikir daripada dia memberikan aku kepada temannya, malah aku ingin memilikinya???
Aku malah ingat sama smsnya, "khan enak kalo jadian ama yang mencarikan". Kata kata itu malah membuat aku berpikir, yach kalo aku jadian ama dia khan juga nggak apa apa. Tapi masalahnya?? apakah aku berani untuk mengungkapkan perasaanku ini???
hem... pernah si udah via sms, tapi yach di kira cuman sekedar iseng saja. Bukan hal yang serius. Tapi sebenarnya hal tersebut serius, namun mungkin juga dia yang berpikir pikir. Aku sih juga berpikir apa pantas aku untuk dirinya??? Yach biar Tuhan saja yang menjawab.

regard

phychole

1 komentar:

cak martho mengatakan...

Salam Blogger Lumajang
Terima kasih atas respon serta komentnya di BLOOM
Data Blog Anda sudah diperbaiki dan maaf agak lama

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda untuk postingan saya