Ketidak Amanan Dunia Hotspot

Posted by phychole On Rabu, 24 Desember 2008 0 komentar
Pastinya udah ngenal semua khan tentang hotspot??
Kalo nggak ngerti, tanya dulu ama om google apa itu hotspot. Aku bukannya nggak mau bahas tapi sudah banyak yang bahas tentang hotspot ini. Oh disini kenapa judulnya hotspot tapi nggak ngasih artikel tentang hotspot???

Karena aku sekarang ingin membagi pengalamanku tentang dunia hotspot yang pernah aku alami. Aku paling suka ngenet makai hotspot area. Disamping gratis, banyak hal menarik yang bisa aku exploitasi dari jaringan w-fi ini. Salah satunya adalah sniffing. Kalo lagi bosan nih aku biasanya sibuk nyari password user yang terhubung dengan jaringan hotspot area. Waduh pake apa tuh.....

Yang perlu disiapin yaitu :
  • Lokasi yang terhubung dengan wi-fi
  • Laptop/pc/notebook yang memiliki hardware wi-fi
  • Tools Look@Lan dan Chain yang biasa saya gunakan
  • Makanan Ringan atau Berat
  • Minuman
  • Musik
  • Teman Kencan kalau ada (biasanya lewat media chatting)

Udah disiapin semua khan nih??? Sekarang saya mulai dah....
Pertama saya akan mengkoneksikan dengan server penyedia Hotspot area untuk medapatkan IP aga saya bisa koneksi ke jaringan hotspot dan menikmati fasilitas yang diberikan (biasanya intenetan/surfing). Udah konek nih.... nah selanjutnya saya akan menghidupkan look@lan (kalo belum punya silahkan cari tools yang saya gunakan Klik disini aja) udah hidup, buat profile dan liat... banyak khan yang konek dengan wi-fi yang sejaringan dengan kita...

Nah sekarang kita udah tau IP komputer yang konek se- jaringan dengan kita. Kalau kalian mau berkreasi udah bisa entah software apa yang akan gunakan dan apa yang akan kalian lakukan disini. Aku biasanya berkreasi menggunakan chain karena aku suka program ini dan hanya bisa mengoperasikan program ini.

Gunanya chain ini cukup banyak. Ya biasanya sih aku gunakan untuk sniffing password dan username komputer yang se jaringan ama aku. dan aku udah sering dapat password orang yang koneksi ke emailnya lantaran aku menyadap aktifitasnya lewat chain ini. Menarik ya pengen???

Wah ini software dibagi secara gratis kok.... cara penggunaan nggak rumit amat juga user friendly. Kalau kalian bisa makai ini pasti da ketagihan banget. Ups apa aja sih ?? Maaf lagi ya aku bukan tutor cuma aku menginformasikan aja kalian mesti hati - hati kalau berinternet atau surfing di hotspot area. Pesanku jangan membuka email atau paswword anda di hotspot area. mending di rumah aja pasang firewall kalian dan anti trojan tentunya. Trus kalo di hotspot area ngapain???

Di hotspot area enaknya itu kita browsing ama download. Chattingan juga bisa karena password email chat di chain masih dienskripsi dan untuk memecahkannya kita butuh waktu lama banget. So aman da......

Yang terpenting tuh pasang firewall kamu biar nggak ada yang bisa nembus komputer kamu dan juga anti trojan biar nggak ada tools trojan yang masuk dan berjalan. Antivirus update donk juga Sistem Operasi kamu perlu di update. Selalu berhati - hati ya...


salam phy_chole
READ MORE

Ceritaku Bersama Jaringan Wireless

Posted by phychole On 0 komentar


Tahukan anda tentang jaringan wi-fi, hotspot dan sejenisnya?? Kalau belum bisa anda cari dengan saudara kita yang paling canggih di dunia maya yaitu google.com. Disini saya akan bercerita tentang pengalaman saya menggunakan jaringan hotspot yang sudah banyak tersebar di seluruh tempat umum.

Saya sering menggunakan jaringan hotspot, terutama di kampus saya karena kebetulan kampus saya sudah memberikan fasilitas hotspot. Ada beberapa hal yang mesti kita persiapkan dalam surfing di hotspot area. Mau tau? Biasanya saya membawa hal berikut ini; laptop, wi-fi, wi – fi scanner, IP scanner, beberapa tools hacking yang perlu, minuman energi, makanan ringan, teman buat refresh dan lain-lain.

Udah siap semua khan. Sekarang aku mulai surfing. Pertama saya akan menghidupkan laptop dan wi-fi hardware. Setelah itu saya mencari Access Point (AP) yang menshare wi-finya untuk dimasuki. Setelah saya konek ke dalam AP tersebut, saya mulai menscan laptop atau computer lain yang koneksi sejaringan dengan saya.

Wah ini sudah semua aku lakukan. Nah, sekarang saya mulai da berkreasi. Saya gunakan salah satu tools yang bisa digunakan berbagai aktifitas. Salah satu yang saya sukai yaitu sniffing computer yang ada dalam satu jaingan dengan saya.

Setelah saya aktifkan program sniffing, sekarang saya menunggu hasil apa saja yang dilakukan oleh computer yang sejaringan dengan saya. Wah ternyata banyak juga yang saya dapatkan. Dari pada bengong, saya tinggal aja googling, bincang-bincang bersama om google tentang informasi aku karena pasi lama banget kalo aku nunggu hasil sniffing.

Sesekali saya melirik program sniffing saya. Tak cek wah ada no IP 192.xxx.x.x sedang membuka sebuah site. Dan ternyata site itu adalah site pribadinya dan di sedang membuka username dan passwordnya. Uih… paswordnya nggak di encripht oleh site tersebut. Celaka ya… aduh…..???? gimana nih terus…!!!

Aku coba lakukan sama dengan yang dilakukan oleh IP tersebut masuk ke site yang sama dan aku coba masukkan username dan password yang aku dapatkan. Eh berhasil masuk nih. Aku berhasil membuka username nya. Wah wah gimana nih??? Aku mulai membuka isi dan mencoba merubah sesuatu. Ternyata sekarang aku seperti pemilik aslinya.

He he he menarik juga ya artikel aku. Aku aja ampe ketagihan sampai – sampai setiap koneksi ke jaringan hotspot aku panen password baik itu email pribadi, web blog atau account – acoount social yang lain. Dari sini aku sudah membuktikan sendiri bahwa menggunakan jaringan hotspot itu enak, murah dan hemat lagi. Tapi ya itu kita mesti hati – hati juga karena banyak lagi orang yang lebih jahat dari aku. Bisa saja ada orang yang lebih ilmunya dari saya nggak hanya surfing dokumen kita di internet tapi bisa juga merambah ke computer local anda. Dari pengalaman saya yang saya dapatkan ini salah satu web dan mailer yang tidak memberikan encripht tentang password yang perlu anda hati – hati ketika membukanya

- www.friendster.com disini bisa diketahui username dan password

- www.yahoo.com disini kalo lagi mujur bisa mengetahui passwordnya

- www.gmail.com ini nih kadang muncul kadang tidak username dan passwordnya

- www.blogger.com disini username dan password juga susah untung2an

dan masih banyak lagi yang lain.

Untuk pencegahan dan keamanan ketika kita menggunakan jaringan hotspot saya memiliki beberapa tips yang mungkin membantu.

- Jangan membuka email pribadi anda atau web pribadi anda

- Selalu hidupkan firewall di computer kita

- Selalu update operasi system anda

- Lindungi computer anda dengan anti Trojan

- Pake hide IP agar tidak ditemukan IP kita

- Dan tools – tools keamanan jaringan dan computer yang lain.

Kalian juga bisa mengunjungi www.google.com untuk mencari tips aman lainnya. Demikian sedikit yang bisa saya share ke anda semoga bermafaat dan jaga keamanab privacy anda selalu.

Salam phy_chole

Thanks to

- Allah SWT

- Father and Mother

- My Family

- Google web master

- My friends

- Hotspot area

- My community (yogyafree and Group Arex Mazank)

- And the reader……….

READ MORE

download materi buat di Linux

Posted by phychole On Minggu, 10 Agustus 2008 0 komentar
hai sobat....

ada info aja nich buat kalian semua...


kalo emang kalian pengen baca trus mo ngenet waktu ma uang nya limit..(terutama buat kalian yang nggak connect ke internet dirumah kayak gue) ada salah satu web menarik buat kalian..

kalian bisa mengakses web ini secara off line dimana aja kapan aja

kalian kunjungi aja link berikut ini yach..

opensource.telkomspeedy.com/wiki

kalian akan menemukan banyak sekali disitu materi...

tapi ingat OS yang kalian pake harus kompatible.... kalian baca sendiri dech semua yang diminta..

oh ya ini milik om Onno W Purbo lo.... wah asyik juga yach........
READ MORE

Setelah lama nggak update gara-gara susah masuknya

Posted by phychole On 1 komentar
wah maaf banget ya teman2 nich blog aku jarang ke update..


ya masalah nya setelah pemerintah gencar nge - block situs porno aku susah masuk blogger..

ya mungkin blogger kena black list juga ama pemerintah??

aku sich ga tau juga yach... soalnya yang aku tau banyak teman2 kita yang buat site porno lewat sini


keadaan kalian gimana nich????


tentu baik khan???
READ MORE

Sulitnya Blockir Situs Porno

Posted by phychole On Jumat, 04 April 2008 0 komentar
situs porno sangat banyak di dunia maya
kemudahan membuat web sendiri saat ini sering dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggung jawab
pemerintah bilang April situs porno bakal di bersihkan
namun stelah saya cek ketika menulis artikel ini, saya masih bisa akses situs porno
ini pekerjaan sulit, kecuali pemerintah dan para komunitas hecker di Indonesia mau bekerja sama
yang saya kaji, situs porno yang saya temukan di buat melalui blog
yang mana blog ini sangat mudah buatnya dan juga nggak pake ijin pada depinfo dan gratiss....
siapapun bisa buat blog dari anak sd ampe yang udah tua
kalo pengen hapus blog ini mesti tau user name blog dan passwordnya
tentunya para cracker yang tau...
juga di google masih bisa akses alamat sebuah situs porno dengan mengetik tag yang kita inginkan
kalo dirumah mungkin kita bisa meminimalisir penghubungan kesitus porno dengan software
namun apakah yakin software itu bisa mendeteksi mana yang porno dan mana yang bukan??
sofware khan buatan manusia juga.... (he,...he,...)
jadi mana tau itu yang dibuka situs porno.....
kalo menurut saya penyedia web browser dan pihak yang terkait harus memberikan keamanan pengunjung...
misal ada semacam larangan buat batasan umur...
tapi ini juga nggak efektif juga...
saya sangat bingung gimana kasih solusi buat pemerintah...
karena nggak mungkin ISP ataupun DEKOMINFo melihat isi semua web..
ayo coba yang bisa hitung berapa banyak web di dunia yang aktif?????
pastinya sulit banget lah....
di Indonesia aja belum tentu bisa

ini tugas kita bersama dan saya sarankan jauhkan alamat web yang nggak perlu dari otak kita semua.....

mari kita buat generasi kita lebih maju tanpa porno..........grafi......
stop aksi porno di Indonesia....
dan dunia....

internetan oke
cari informasi buat pendidikan yang baik good
but cari yang ngrusak masa depan jangn ah........
READ MORE

aku sedih banget

Posted by phychole On 0 komentar
ntah mengapa


ada apa



aku sangat sedih banget



barang yang aku sayangi hilang begitu aja

disaat aku lengah

dia mengambilnya


aku sangat sedih....
READ MORE

ngumpul bareng

Posted by phychole On Rabu, 02 April 2008 0 komentar
aku pengen banget,...

main bareng ama temanku


kita ngumpul bareng lagi...


liburan semester dua gimana friends....


aku kangen ama kalian semua....


ayo kita ngumpul....



ngumpul...


dan ngumpul....
READ MORE

Dongeng Masa Lalu Ortu

Posted by phychole On 0 komentar
Baik Jadi Motivasi, Buruk Jadi Pelajaran
Kisah 1001 malam, dongeng Cinderella, atau cerita jenaka Abunawas, tampaknya, harus berhati-hati sekarang. Kepopuleran mereka mulai tergantikan oleh dongeng yang diambil dari kejadian nyata beberapa dekade lalu dengan ayah dan bunda sebagai pemeran utama.

Bukan asal ngomong, lho. Ini hasil investigasi cermat kepada DetEksiholic. Sebanyak 85,9 persen di antaranya pernah mendengar dongeng tentang masa kecil ortu. Nggak cuma cerita baik (80,2 persen), kisah buruk (19,8 persen) seperti kenakalan ortu pun dibagikan kepada sang anak. Hampir semuanya (90,7 persen) mengaku suka. Tuh, percaya kan?

Seperti ibunda Alan Widiaka Yudistira. Nggak mau kalah sama teknologi yang terus berkembang, beliau meng-upgrade gaya nasihatnya. Mama Alan sering menyelipkan nasihat dari cerita soal prestasi-prestasinya di masa lampau.

"Mama suka bercerita kalau beliau dulu selalu menjadi juara kelas. Uhh… Mama paling semangat deh nyeritain kepintarannya saat sekolah," ucap pelajar SMA Santo Yusup ini bangga.

Alan mengaku betah mendengar ortunya berceloteh. "Iya, aku suka banget, lho. Soalnya, dari cerita beliau, aku jadi termotivasi untuk mengikuti jejaknya," imbuhnya. Imbas dari cerita positif sang ortu, Alan makin rajin belajar dan prestasi sekolahnya cukup memuaskan.

Memang, cerita masa kecil ortumu cuma yang bagus-bagus aja, ya? "Selama ini sih begitu," cuapnya. Mungkin, ortu Alan khawatir ditiru sang anak kalau cerita yang buruk-buruk. "Padahal, kalau ortu cerita keburukannya di masa lalu, itu bisa jadi pelajaran berharga buatku. Supaya aku nggak melakukan kesalahan yang sama," paparnya.

Ortu Febrianto Alif pun melakukan cara serupa. Mama-papa cowok asal SMAN 19 itu rajin membagi pengalaman masa kecilnya kepada sang anak. "Kebanyakan soal sekolah. Ortuku ngasih nasihat lewat cerita-cerita beliau," kata Alif, sapaannya.

Dikasih cerita yang baik-baik dari ortu, Alif nggak langsung percaya. "Masak iya papa atau mama dulu waktu kecil nggak pernah bandel?" cetusnya. Alif pun mendesak sang ortu untuk membuka tabir kenakalan masa kecil. "Akhirnya, ortu cerita bahwa dulu kerjaannya main melulu. Tapi, mendekati ujian, belajarnya langsung dikebut," ungkap Alif.

Kebetulan, Alif juga hobi main dan sering lupa belajar. Jadi, cerita dari ortu bisa jadi pelajaran baginya. "Kuncinya, aku harus bisa bagi waktu," tegasnya. Pengalaman ortu jadi guru terbaik buat Alif, sama dengan yang dirasakan 61,7 persen responDet.

Hal tersebut juga dirasakan Anggit Rendragraha, pelajar SMPN 35. Sang mama bercerita bahwa beliau dulu lebih banyak punya temen lawan jenis. Itu sama seperti Anggit sekarang. "Lewat ceritanya, Mama berpesan supaya aku lebih berhati-hati berteman dengan lawan jenis," ungkapnya.

Galuh Ratna Anggraini juga kerap didongengi kisah masa kecil ortu. Bedanya, kali ini sang mama bercerita mengenai pengalaman mencari jati diri. "Mama bilang itu adalah sebuah fase. Jadi, kalau aku pengin mencoba sesuatu, asal dengan alasan yang jelas, mama pasti ngizinin," tutur pelajar SMPN 37 tersebut. (feb/nor) (jawapos)
READ MORE

Internet

Posted by phychole On Minggu, 30 Maret 2008 0 komentar

Kemunculan Internet

angkaian pusat yang membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Pada 01 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini.

Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

Internet pada saat ini

nternet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkonikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.

Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem Tertutup(?)(Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella

Budaya Internet

umlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim.

Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.

Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government.

Tata tertib Internet

Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette.

Isu moral dan undang-undang

erdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan ucapan benci (?) (Hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.

Kematian juga telah disalahkan kepada Internet oleh sebagian orang. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan teman-teman chatting IRCnya memberi semangat. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam internet.

Akses Internet


Negara dengan akses internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar - Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC masih juga rendahlainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet aksss seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses internet adalah di kampus dan dikantor.

Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga bisa mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan Fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pen-setting-an GPRS pada ponsel Tergantung dari operator (Simpati, Indosat, XL, 3) yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobite) yang didownload.

Penggunaan Internet di tempat umum


Internet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan internet termasuk perpustakaan, dan internet cafe/warnet (juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.

Terdapat juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi, seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop (notebook), atau PDA, yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses internet.

(http://id.wikipedia.org/wiki/Internet)

READ MORE

PENDIDIKAN DI ABAD 21

Posted by phychole On Kamis, 27 Maret 2008 0 komentar
Entah anda mau atau tidak, setuju atau siap secara psikologis, waktu takkan berhenti atau menantikan anda. Sementara jam berdentang riang mengantarkan kita ke zaman baru, kita semua memasuki abad ke-21 ini. Zamannya komputer serta net.....



Di Zaman komputer dan net ini, latar belakang keluarga dan kekayaan dirasa tak terlalu penting. Dengan bantuan Net yang ampuh serta komputer yang serba bisa, mudah sekali anda capai sendiri ambisi-ambisi anda. Anda bisa menjadikan impian-impian anda nyata !



Kita bisa memperoleh pengetahuan dan belajar sendiri, sebab segala sumber daya dari seluruh dunia sepenuhnya terhubung di Net. Anda tinggal mengakses berbagai situs jaringan pada komputer pruibadi anda sendiri untuk mendapatkan informasi yang anda butuhkan. Pembelajaran menjadi proses yang mudah dan cepat.



Dengan bantuan komputer yang canggih kita bisa, hanya dengan mengandalkan minat serta ketekunan kita sendiri,melaksanakan suatu tugas yang dulunya menuntut gabungan dari mungkin beberapa ratus atau ribu orang selama bertahun-tahun.



Kita juga bisa mmbeli dan menjual barang-barang dan membayar rekening-rekening kita lewat komputer. Pembeli dan penjual terhubungkan lewat sistem yang sama. Dengan menggunakan komputer informasi disebarkan, bacaan-bacaan serta pengetahuan dihasilkan dan disimpan, pengajaran serta pembelajaran difasilitasi, dan komunikasi diefektifkan. Hampir segala kegiatan manusia dapat dilaksanakan di komputer.



Bahkan sekarang, kartunis dapat menyimpan bacaan serta sketsa-sketsa orisinil, mencari bacaan-bacaan, membuat sketsa-sketsa, menyelesaiankan sketsanya, menambahkan warna-warninya dan mengirimkannya ke seluruh dunia dalam waktu singkat.... semuanya lewat komputer dan Net !



Komputer itu dapat digunakan untuk berbagai keperluan sehingga bukan saja mengubah metode operasi seluruih dunia, melainkan juga kehidupan individu.



Dengan komputer kita bisa mengajar diri sendiri dan belajar sendiri. Kita bisa melaksanakan sendiri tugas apapun, belajar atau bekerja sendirian. Kita bisa melintasi langit seperti seekor naga untuk menikmati pemandangan di masa depan kita.



Di zaman ”komputer upaya satu orang dapia diperbesar milyaran kali dengan bantuan komputer” Kalau anda mampu, anda akan menjadi lebih mampu, kalau anda kurang mampu, ketidak mampuan anda itu akan berkurang ! Di zaman komputer, entah kita berdiri di puncak kemenangan atau tenggelam ke dasar kolam adalah tergantung pada bagaimana kita tangani dan kita tanggapi arus yang tak dapat dihentikan ini.



Pendidikan komputer jelas-jelas sangat penting. Demi masa depan kita sendiri, marilah kita arahkan perhatian penuh kita kepada apa yang dihadapi di masa depan pendidikan di zaman komputer ini.



Paling tidak hal ini menjadi tantangan dan dorongan bagi para guru untuk menguasai program-program yang ada diantaranya adalah : Microsoft word, Excel, Powerpoint, kalau mungkin flash terutama membuat animasi-animasi yang menarik untuk menjelaskan konsep yang abstrak juga internet explorer untuk berselancar mencari bahan-bahan pengajaran, Untuk itu tentunya fasilitas net di sekolah harus tersedia. Semoga !
(fisika-smu.blog.com)
READ MORE

tidut

Posted by phychole On Rabu, 12 Maret 2008 0 komentar
READ MORE

barengan

Posted by phychole On 0 komentar
READ MORE

cakep

Posted by phychole On 0 komentar
READ MORE

Foto di pantai

Posted by phychole On 0 komentar
READ MORE

Kitab Khusus Dewasa

Posted by phychole On Senin, 11 Februari 2008 0 komentar
al-islahonline.com : Kebanyakan orang tentu mengetahui makna dari pesan berikut ini : Untuk 17 Tahun Ke atas.

yang seringkali ditempel pada film-film yang hanya boleh ditonton bagi yang sudah berumur 17 tahun ke atas atau sudah dewasa. Banyak alasan lembaga sensor film memberikan label tersebut, di antaranya adanya adegan dewasa.

Begitu juga dalam Alkitab, ternyata, ada cukup banyak ayat yang hanya pantas dibaca oleh orang-orang yang sudah berumur 17 tahun ke atas atau su-dah dewasa, alasannya, ayat-ayat tersebut dinilai dapat memberikan efek bio-logis dan psikologis pada orang-orang yang membacanya, maka perlu adanya seleksi pembaca yaitu 17 tahun ke atas atau sudah dewasa.

Karna alasan tersebut, ayat-ayat ini tidak pernah dibacakan dalam kebak-tian di gereja, tidak pernah dibacakan dihadapan sekumpulan orang, tidak pernah ditemui dalam kartu ucapan Natal atau kartu undangan perkawinan, dan tidak akan pernah ada orang Kristen baik pastor, pendeta atau orang-orang awam yang mau menghafalkan atau menjadikan dalil. Padahal ayat-ayat tersebut diklaim sebagai ayat-ayat suci bagian dari sebuah kitab suci.

Bagi orang tua yang mengetahui ayat-ayat tersebut, tentu akan menyem-bunyikan rapat-rapat dari jangkauan anak-anak, agar jangan sampai mereka membacanya, kekuatiran ini sangat beralasan karena adanya efek biologis dan psikologis pada anak, yang dapat menyebabkan kedewasaan dini.

Mari kita lihat ayat-ayat tersebut mengapa bisa demikian ?, dan untuk adik-adik di bawah 17 tahun sebaiknya tidak membaca artikel ini.

Kitab Kidung Agung

Kiranya ia mencium aku dengan kecupan!
Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur1 KA 1:2

Tangan kirinya ada di bawah kepalaku,
Tangan kanannya memeluk aku. KA 2:6

Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu,3
Seperti dua anak rusa buah dadamu,
Seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput
Di tengah-tengah bunga bakung.5 KA 4:3,5

Pusarmu seperti cawan yang bulat,
Yang tak kekurangan anggur campur.
Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.2
Seperti dua anak rusa buah dadamu,
Seperti anak kembar kijang.3 KA 7:2-3

Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan
Buah dadamu gugusannya.7
Aku ingin memanjat pohon korma itu dan
Memegang gugusan-gugusannya.
Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan
Nafas hidungmu seperti buah apel,8 KA 7:7-8


Ayat-ayat di atas terdapat dalam kitab yang dinamakan sebagai kitab Kidung Agung, kitab ini terdapat dalam Bible/Alkitab yaitu kitab ke-22, Ayat-ayat dalam Kidung Agung berbentuk syair atau puisi yang di atas namakan buatan raja Solomon. Namun penisbahan ini sama sekali tidak tepat, karena orang-orang Yahudi sama sekali tidak mengetahui siapa penulis kitab ini dan untuk apa kitab ini ditulis. Kitab Kidung Agung adalah kitab yang memuja cinta demi cinta dan untuk cinta.

Dalam Tafsir Alkitab Perjanjian Lama yang diter-bitkan oleh Lembaga Biblika Indonesia halaman 502, disebutkan, kitab Kidung Agung ini sangat diragukan sebagai kitab suci dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan sejarah suci, hukum-hukum atau nabi-nabi. orang-orang Yahudi sendiri sangat ragu-ragu memasukkan kitab ini sebagai kitab suci. Namun umat Kristiani secara bulat menerima Kidung Agung sebagai kitab suci.

Ayat-ayat tersebut dilihat dari teksnya, berisi puisi-puisi cinta yang penuh gairah, yang tentu tidak pantas untuk dibaca oleh anak-anak berumur 17 tahun ke bawah dan sangat tidak mungkin diba-cakan dalam gereja yang jemaatnya terdiri dari laki-laki dan perempuan, siapapun dapat menerka apa yang terjadi bila ayat-ayat tersebut dibacakan di dalam kebaktian di dalam gereja.

Bahkan Biarawan Spanyol Fray Luis de Leon, dijebloskan ke dalam penjara pada tahun 1562 oleh lembaga inkuisi karena menyusun sebuah terjemahan Kidung Agung yang asli dari kitab berba-hasa Ibrani, tentu saja karena isinya terlalu vulgar. Ayat-ayat yang saya kutipkan di atas adalah dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tahun 2004 yang isinya sudah diperhalus yang disesuaikan dengan adat ketimuran.

Ayat-ayat yang sudah diperhalus tersebut, masih saja terasa vulgar, bagaimana jika ayat-ayat tersebut diterjemahkan apa adanya seperti bahasa aslinya ? tentu jauh lebih vulgar dan lebih membangkitakan gairah. Semestinya, kalau ayat-ayat itu diklaim sebagai ayat-ayat suci, maka tidak diperlukan lagi usaha untuk memperhalus bahasanya, biarkan saja seperti aslinya. Bukankah ayat-ayat suci itu firman Tuhan, bukankah firman Tuhan akan hilang kesuciannya kalau ayat-ayat tersebut dirubah-rubah, ditambah, dikurangi atau direvisi. ?????

Pertanyaannya, apakah pantas ayat-ayat ter-sebut yang membangkitkan gairah dan fantasi dimasukkan sebagai ayat-ayat suci ?, Hikmah apa yang dapat diambil dari ayat-ayat tersebut ??

KITAB YEHEZKIEL

Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir.19
Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.10
Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.21 Yehezkiel 23:19-21

Kisah tersebut di atas terdapat dalam Perjanjian lama yaitu kitab ke-26 dalam Alkitab. Semua ayat dalam kitab tersebut, di klaim sebagai ajaran seseorang yang bernama Yehezkiel, menurut iman Kristiani Yehezkiel adalah seorang nabi yang hidup pada tahun 593 SM. Ajaran-ajaran Yehezkiel dibukukan dalam sebuah kitab yang kemudian diberi nama sesuai dengan namanya sendiri.

Sekarang mari kita kembali kepada teks ayat di atas. Kalau kita amati, ternyata isinya jauh lebih vulgar dari ayat-ayat dalam kitab Kidung Agung, bahkan ada kecondongan kasar dan sangat tidak pantas bagi bahasa ketimuran.

Kalimat ?zakarnya seperti zakar kuda? dan ?meme-gang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu? betul-betuli sulit diterima akal bila dima-sukkan dalam ayat-ayat suci, kata-kata dalam ka-limat itu lebih condong atau lebih tepat disebut se-bagai untaian kata-kata sensual dan erotis bahkan menurut adat ketimuran, bila ada seseorang yang mengatakan seperti kata-kata itu, maka masyara-kat akan mengatakan dia berkata-kata kotor.

Ayat-ayat yang saya contohkan di atas ada-lah ayat-ayat yang saya ambil dari Alkitab yang dikeluarkan oleh LAI tahun 2004, ayat-ayat terse-but sudah mengalami revisi yang cukup banyak guna menghilangkan kesan sensual, erotis dan ko-tor. Padahal kalau ayat-ayat tersebut diklaim sebagai ayat-ayat suci firman Tuhan, untuk apa lagi harus dirubah-rubah, bukankah Tuhan jauh lebih sempurna dalam memilihkan kalimat dari pada manusia ?

Mari kita lihat ayat-ayat tersebut pada Alki-tab terbitan LAI tahun 1970,

Dan melampiaskan hasratnja dengan petjinta mereka, jang pelirnja seperti pelir keledai dan jang pantjarannja laksana pantjaran kuda djantan.20 Yehezkiel 23:20

Kalimat yang bergaris bawah pada ayat tersebut yaitu pelirnya seperti pelir keledai telah diperhalus menjadi auratnya seperti aurat keledai pada Alkitab terbitan LAI 2004, padahal kata pelir dan aurat memiliki arti yang sangat berbeda, tentu saja pe-rubahan ini dimaksudkan untuk menghilangkan kesan kasar dan kotor, tetapi perubahan tersebut memberikan efek perubahan makna. Dan ini melanggar larangan yang terdapat dalam Alkitab :

Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu laku-kan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya. Ulangan 12:32

Kalau ayat-ayat itu adalah firman Tuhan, untuk apalagi harus dirubah-rubah, apakah manusia lebih sempurna dari Tuhan dalam hal bertata-ba-hasa ?, tetapi kalau itu firman Tuhan mengapa kalimatnya sangat mengganggu norma-norma ketimuran, apakah Tuhan tidak tahu bahwa firmannya tidak cocok untuk orang timur, pasti tidak mungkin, karena Tuhan Maha Mengetahui. Bahkan di baratpun ayat-ayat tersebut juga mendapat kritikan karena dinilai tidak pantas untuk dipublikasikan.

Para penginjil Bandung sangat risih dengan ayat-ayat yang demikian, sehingga perlu merevisi ayat-ayat tersebut agar layak untuk dibaca, hasil-nya sebagai berikut :

Tetapi bagi dia sendiri hal itu tidak seberapa, ia malah melakukan persundalan yang lebih menjijikkan lagi dengan mengenang masa mudanya, ketika ia bersundal di Mesir dengan orang-orang yang besar hawa nafsunya.20
Demikian engkau merindukan kehidupan masa lalumu, masa engkau masih gadis, ketika engkau menyerahkan tubuhmu kepada orang-orang di Mesir.21 Yehezkiel 23:20-21, Penerbit Kalam Hidup Bandung

Hasil revisi tersebut cukup mengagumkan, sopan, halus dan lembut, cukup seimbang dengan nilai-nilai ketimuran. Namun sayang, sebagus apa-pun yang namanya merevisi firman Tuhan maka hasil yang didapat adalah bukan ayat yang asli lagi. Dan bagi pemeluk agama Kristen Bandung, harus rela dengan hilangnya ayat tersebut.

Ayat - ayat Yang Lain

Ayat-ayat berikut serupa bahasanya :

Kejadian 19:30-36 : Perzinahan ayah - anak
Kejadian 35:22 : Perzinahan ibu - anak
Kejadian 38:15-30 : Perzinahan ayah-menantu
2 Samuel 13:5-14 : Perzinahan kakak-adik
2 Samuel 16:21-23 : Anak memperkosa Ibu
Yehezkiel 16:23-24 : Pelacur tak pernah puas
Amsal 7:7-22 : Istri berselingkuh
Hakim-hakim 16:1 : Berzinah dengan sundal

Komenter - komentar dari Pihak Kristen Sendiri

George Bernard Shaw
Budayawan dan Kritikus Kaliber International dan pemenang Nobel tahun 1925, dia berpendapat :
?Alkitab adalah kitab yang paling berbahaya di muka bumi, simpanlah kitab ini di laci dan kuncilah?

The Plain Truth, Oktober 1977
?Membacakan cerita-cerita dari Injil kepada anak-anak bisa membuka kesempatan untuk mendiskusikan moral seks. Kitab Injil yang belum dibersihkan pasti mendapat rating X dari badan sensor?

Majalah Time 31 Maret 2001
?Alkitab merupakan kitab orang dewasa yang penuh sekali dengan erotisme?

Romo Don Bruno Maggioni
?Alkitab adalah sebuah karangan untuk orang dewasa. Bukan hanya karena-halaman seksualnya tetapi karena jenis masalah yang muncul di seputar seks manusia?


AL-QUR?AN LEMBUT DAN SANTUN

Penggambaran Cinta
Al-Qur?an memberikan gambaran cinta dan kasih dengan bahasa yang indah, santun dan mudah dimengerti makna dan hikmanya :

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung,dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, QS. 56:35-37

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan Sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. QS. 30:21

Ayat QS. 30:21 seringkali dicantumkan dalam kartu undangan pernikahan, tanpa tafsiran, hal ini menunjukkan ayat ini indah, sopan dan mudah dimengerti. Bandingkan dengan ayat-ayat dalam Kidung Agung, cari kartu undangan perkawinan orang Kristen yang memuat ayat ini, pasti tidak ada, karena akan dinilai tidak sopan, vulgar dan tidak ada makna apa-apa yang dapat diambil dari ayat-ayat Kidung Agung.

Penggambaran Hubungan suami-Istri
Al-Qur?an telah mengatur kehidupan suami istri dengan bahasa yang mudah, lembut, santun dan indah, walaupun tanpa kevulgaran namun sangat mudah untuk dipahami maksudnya :

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah:"Haidh itu adalah suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintakan Allah kepadamu?. QS. 2:222

Allah SWT memilihkan kata mendekati dan mencampuri untuk mewakili kata berhubungan badan, siapapun dapat mengerti maksud ayat tersebut dan mengambil pelajarannya, mudah, lembut, santun, indah dan tidak vulgar. Mari kita lihat lagi firman Allah SWT yang menggambarkan kebolehan menggunakan metode apa saja untuk hubungan suami istri :

Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki?.. QS. 2:223

Sebuah kalimat yang lembut dan santun, memberikan gambaran yang indah, yang sangat menghargai wanita dan laki-laki, yang wanita merasa seperti sawah yang memberikan manfaat bagi kehidupan, dan yang laki-laki merasa mempunyai kebebasan yang luas untuk bercocok tanam. Tidak ada keharmonisan yang seindah keharmonisan antara petani dengan sawahnya. Begitulah firman Allah SWT mengalir begitu indah bersama hikmahnya, tidak ada satu katapun yang tidak mempunyai arti.

Sekarang bandingkan dengan ayat-ayat dalam Kidung Agung dan Yeheskiel 23:19-21, apakah ada hikmah atau pelajaran yang dapat diambil dari ayat-ayat tersebut ?, dan bagaimana dengan cara penyajian bahasanya ? indah ? lembut ? atau vulgar dan kasar ?.

Sampai di sini uraian kami, semoga bermanfaat bagi kita dan keluarga kita, amin.

Sumber : Buletin al-islah edisi 24
READ MORE

Negeri Muslim Beribu Gereja

Posted by phychole On 0 komentar
al-islahonline.com : Kaum Salibis mengaku dibatasi dalam mendirikan gereja. Namun data Departemen Agama menyebut pertumbuhan gereja meningkat hingga seratus persen lebih. Jika dibiarkan, Indonesia sebagai negeri Muslim terancam menjadi imperium Kristus.

Rabu, di pengujung November lalu, Satuan Polisi Pamong Praja membongkar lima gereja di Desa Bencongan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Lima bangunan gereja yang dibongkar adalah Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Huria Gereja Batak Protestan (HKBP), Gereja Pantekosta Haleluya Indonesia (GPHI), Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan Gereja Pantekosta Indonesia (GPI). Mengapa gereja-gereja itu dibongkar?

Berdasarkan keterangan pejabat setempat, pembangunan lima gereja yang berdiri di lahan seluas 110 hektar milik Sekretariat Negara (Sekneg) itu menyalahi aturan karena tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Sebelumnya, tiga kali peringatan sudah dikeluarkan Pemda Tangerang, namun pihak Kristiani tetap tak peduli.

?Bukan salah kami. Cara ini terpaksa kami lakukan, setelah cara-cara proseduran tidak berhasil,? kata Kepala Seksi Sarana Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupatan TangerangTolib Efendi memberi alasan langkah Pemda Tangerang merubuhkan lima gereja saat itu.

Selain itu, aktivis Kristen yang taat pergi ke gereja ini menolak jika SKB dua menteri itu disebut menjamin kebebasan beragama di Indonesia. Bahkan, ia menyatakan SKB tersebut tidak sesuai dengan UUD 1945. ?Menjamin, apanya yang menjamin. Kalau SKB itu menjamin kebebasan beragama semestinya tidak sulit dong membangun gereja di Indonesia,? tandasnya kepada SABILI saat ditemui di kantor PGI, Salemba Raya No 10, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Bagaimana sikap ormas dan partai Nasrani lainnya, seperti Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Partai Damai Sejahtera dan lainnya? Dalam menolak SKB No 1 tahun 1969 ini, nampaknya kalangan Nasrani kompak berada satu ?gerbong? dengan PGI. Mereka menganggap, surat yang ditandatangani Menteri Agama KH. Moh. Dahlan dan Menteri Dalam Negeri Amir Machmud itu harus segera diganti karena menindas kebebasan beragama.

Tidak heran jika kaum Nasrani satu sikap dalam menolak SKB dua menteri tersebut karena ini menyangkut eksistensi agama dan keyakinan mereka. Namun yang menyedihkan adalah jika ada orang yang mengaku Islam tapi malah mendukung berdirinya gereja. Bahkan, dengan berkedok demokrasi, mereka menyalahkan pemerintah yang menutup sejumlah gereja liar. Sungguh sebuah keanehan di negeri yang mayoritas penduduknya Muslim ini.

Di antara orang yang mengaku Muslim namun mendukung pendirian gereja liar, Dawam Rahadjo adalah salah satunya. Dalam sebuah diskusi Kebebasan Beragama dan Disintegrasi Bangsa di Jakarta, Kamis (8/12) lalu, salah seorang pentolan SEPILIS (Sekularisme, pluralisme dan liberalisme) ini mengultimatum pemerintah untuk segera mencabut SKB dua menteri tersebut.

Jika tidak segera merevisi SKB itu, sosok yang dinilai acap kali berpikiran nyeleneh ini, mengancam akan ada pejuang kebebasan yang muncul dengan tuntutan lebih tinggi lagi, yakni pembubaran Departemen Agama. Apalagi, secara hukum surat keputusan menteri itu, lanjutnya, tidak punya landasan hukum yang kuat. ?Yang lebih menyedihkan lagi, SKB tersebut kemudian dijadikan dasar untuk mengganggu keberadaan gereja, yang merupakan rumah Tuhan,? ungkap Dawam.

Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Departemen Agama (Depag) Dr. Imam Tholkhah, MA, menyangkal tuduhan SKB dua menteri itu membatasi pendirian gereja. Nyatanya, kata Imam, meskipun ada SKB, persentase gereja yang dibangun meningkat pesat, jauh melampaui masjid.

?Kalau kita lihat data sesungguhnya, pertumbuhan gereja justru meningkat tajam. Bahkan persentase kenaikannya lebih besar gereja ketimbang tempat ibadah umat lainnya, seperti masjid,? kata Imam saat ditemui SABILI di kantornya di Masjid at-Tin, Jakarta Timur.

Berdasarkan data Depag, kata Imam, rumah ibadah umat Kristen melonjak 131,38 persen dari 18.977 pada tahun 1977 menjadi 43.909 buah pada tahun 2004. Gereja Katolik naik 152,79 persen dari 4.934 pada tahun 1977 menjadi 12.473 buah pada tahun 2004.

Sementara itu, masjid, rumah ibadah umat Islam hanya mengalami pertumbuhan sebesar 64,22 persen dari 392.044 pada tahun 1977 menjadi 643.834 pada tahun 2004. ?Jelas pertumbuhan masjid lebih rendah ketimbang gereja,? tambahnya.

Jika mengacu pada laporan Depag di atas, maka persentase orang yang beribadah di masjid jumlahnya juga jauh lebih padat ketimbang orang yang beribadah di gereja. Satu masjid akan dipadati sebanyak 4.050 orang Islam, jika asumsi jumlah umat Islam berdasarkan laporan Depag tahun 2004 sebesar 177.528.772 jiwa dengan jumlah masjid tahun 2004 sebanyak 643.834 buah.

Satu gereja Kristen dipadati 269 orang penganutnya, jika jumlah kaum Kristen tahun 2004 sebesar 11.820.077 dengan jumlah gereja Kristen sebanyak 43.909 buah. Sementara itu, satu gereja Katolik akan dipadati sebanyak 491 orang, jika jumlah umat Katolik sebesar 6.134.902 dengan jumlah gereja sebanyak 12.473 buah.

Data Depag tersebut belum termasuk gereja-gereja yang berdiri di mal-mal, di kantor-kantor atau gedung-gedung mewah di Jakarta. Atau gereja-gereja non permanen, gereja kapel dan rumah-rumah yang disulap menjadi gereja, terutama di daerah-daerah terpencil.

Jika gereja-gereja yang tak terdata dijumlahkan dengan data resmi Departemen Agama, maka bisa jadi jumlah gereja yang didapat akan fantastik dan mengagetkan banyak orang. Negeri Muslim beribu gereja?

Jika benar negeri yang mayoritas berpenduduk Muslim, seperti Indonesia ini memiliki jumlah gereja yang signifikan, maka ini benar-benar fenomena langka dan mungkin saja kasus pertama kali terjadi di dunia. Sebab, di negeri mana pun di jagad raya ini, jumlah tempat ibadah kaum minoritas disesuaikan dengan jumlah penganutnya secara proporsional.

Keadaan serupa terjadi di Belanda. Meski kebebasan beragama juga diakui oleh negara yang pernah menjajah Indonesia selama tiga ratus lima puluh tahun ini, namun kata Kadungga, intimidasi masyarakat kepada umat Islam dan masjid, tetap saja terjadi.

Bahkan teror kepada umat Islam, ujar Kadungga, makin kencang pasca kejadian 11 september 2001 lalu. ?Masyarakat berubah menjadi benci terhadap Islam karena dianggap sebagai teroris. Dan tidak sedikit masjid yang dilempari kotoran oleh masyarakat,? ungkapnya kepada SABILI.

Jika pertumbuhan gereja di Indonesia jauh lebih besar ketimbang masjid, kenapa pula kaum Salibis seperti kebakaran jenggot terhadap SKB dua menteri yang tujuan dibuatnya justru untuk mengatur dan menjamin hubungan antarumat beragama? Kenapa pula mereka terus-terusan mendirikan gereja, padahal jumlah gereja sudah banyak?

Ketua Umum FAKTA Abu Deedat Syihabuddin mengatakan, ngototnya kaum Salibis mendirikan gereja baru adalah wajar untuk memuluskan program kristenisasi di Indonesia. Jadi, bukan semata-mata sebagai sarana ibadah. Jika mereka mau beribadah dan berdoa mengikuti ajaran Yesus, katanya, cukup dengan masuk kamar.

Kegerahan kaum Salibis terhadap SKB dua menteri ?dimaklumi? Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Hussein Umar. Berkenaan dengan SKB, sikap kaum Kristen, menurut Bang Hussein, tidak ada yang berubah. Menurutnya, sejak dulu hingga kini, ada tiga hal yang acap kali kaum Nasrani tolak. Pertama, mereka menolak soal campur tangan negara dalam hal agama dan lembaga keagamaan. Kedua, mereka menolak segala bentuk pengaturan hukum yang berkenaan dengan agama dan lembaga agama. Ketiga, mereka menolak asas proporsionalitas.

Jelas sekali bahwa tujuan pendirian gereja seperti tertulis di buku ?Misi dan Penginjilan? karya Pendeta Niko Notoraharjo adalah dalam rangka penginjilan Indonesia. Tidak semata-mata untuk beribadah kepada Tuhan. Untuk itu, kaum Muslimin dan pemerintah hendaknya menyadari betul akan gerakan ini. Yang lebih penting dari itu adalah pemerintah dan umat harus menolak segala keinginan menjadikan negeri Muslim ini menjadi imperium Kristus. Sungguh ironis, jika di negeri Muslim ini, dibangun beribu gereja! (sabili)
READ MORE

Pandangan Islam terhadap Hari Valentine

Posted by phychole On 0 komentar
al-islahonline.com : Untuk muda-mudi generasi penerus, tulisan ini akan memaparkan sedikit panjang lebar tentang CINTA, yang ternyata eksploitasi cinta tanpa tuntunan agama akan bermuara kepada pergaulan seks bebas dan merusak tatanan , bahkan eksploitasi cinta akan dapat menggiring pelakunya ke sikap pendewaan cinta yang akhirnya akan dapat menggiring seseorang kepada kesyirikan yang tidak disadarinya.

Kali ini akan kita kupas tentang Valentine yang secara kebetulan perkembangannya paralel dengan eksploitasi cinta, seks bebas dan materialisme. Tahun demi tahun hiruk-pikuk valentine makin bertambah instensitasnya, dahulu hanya muda-mudi kota-kota besar seperti Jakarta yang mengenal Valentine dan merayakannya, kini sudah mulai merambah ke muda-mudi desa-desa kecil yang ada di Indonesia ini, Valentine tidak saja dikenal oleh para remaja tetapi juga sudah dikenal dan dirayakan oleh anak-anak SD.

Dari sudut pandang ke-Islam-an, ternyata Valentine adalah sebuah perayaan yang harus dijauhi oleh para muda-mudi dan anak-anak muslim dan muslimah, dan sebaiknya para orang tua memberikan informasi kepada anak-anaknya bahwa Valentine bertentangan dengan nilai-nilai ke-Islam-an, memang bukan merupakan hal yang mudah karena sesungguhnya kita berhadapan dengan arus modernisme yang telah mengglobal dan salah kaprah. Opini tidak ketinggalan zaman dan tidak gaul bila tidak merayakan Valentine adalah salah satu kendalanya, namun dengan cara yang baik dan informasi yang akurat, Insya Allah informasi tersebut akan menjadi nasehat yang akan mudah untuk diikuti dan ditaati.

Untuk itu dalam kajian ini, akan dikupas tentang Valentine sedikit panjang lebar agar kita mendapatkan informasi yang komprehensif1 dan akurat sehingga kita dapat mensikapi hiruk-pikuk Valentine yang tahun-demi-tahun harus kita akui memang telah bertambah intensitasnya.


Sejarah Valentine

Valentine adalah nama seseorang pemimpin agama Katolik yang telah dianggap menjadi martir ?Islam : Syuhada- oleh orang-orang Kristen (katolik) dan Valentine telah diberi gelar sebagai orang suci (Santo) oleh orang-orang Kristen.

Kisahnya bermula ketika raja Claudius II (268 - 270 M) mempunyai kebijakan yang melarang prajurit-prajurit-nya untuk menikah. Menurut raja Claudius II, bahwa dengan tidak menikah maka para prajurit akan agresif dan potensial dalam berperang.

Kebijakan ini ditentang oleh Santo Valentine dan Santo Marius, mereka berdua secara diam-diam tetap menikahkan para parujurit dan muda-mudi, lama-kelamaan tindakan mereka diketahui oleh raja Claudius, sang rajapun marah dan memutuskan untuk memberikan sangsi kepada Valentine dan santo Marius yaitu berupa hukuman mati.

Sebelum dihukum mati, Santo Valentine dan Santo Marius dipenjarakan dahulu, dalam penjara Valentine berkenalan dengan seorang gadis anak sipir penjara, kemudian gadis ini setia menjenguk valentine hingga menjelang kematian Valentine. Sebelum Valentine dihukum mati, Valentine masih sempat menulis pesan kepada gadis kenalannya, yang isinya :

' From Your Valentine '


Setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, orang-orang selalu mengingat kedua santo tersebut dan merayakannya sebagai bentuk ekspresi cinta kasih Valentine, dua-ratus tahun kemudian yaitu tahun 496 Masehi setelah kematian Santo Valentine dan Santo Marius, Paus Galasius meresmikan tanggal 14 Pebruari 496 sebagai hari Velentine.

Itulah sejarah hari Valentine yang ternyata untuk mengenang dan memperingati dua orang suci Kristen Katolik yang mengorbankan jiwanya demi kasih sayang.

Ada versi lain tentang sejarah Valentine, yaitu pada masa Romawi Kuno, tanggal 14 Pebruari merupakan hari raya untuk memperingati dewi Juno, dewi Juno adalah ratu dari segala dewa dan dewi, orang-orang Romawi kuno juga meyakini bahwa dewi Juno adalah dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan ?dewi cinta.

Pada tanggal 14 Pebruari orang-orang Romawi kuno mengadakan perayaan untuk memperingati Dewi Juno dengan cara memisahkan kaum laki-laki dan perempuan. Nama-nama remaja perempuan ditulis pada potongan kertas lalu digulung dan dimasukkan ke dalam botol, setelah itu para laki-laki mengambil satu kertas sebagai, setiap laki-laki akan mendapatkan pasangan sesuai nama yang didapat dalam undian tersebut, bila kemudian mereka ada kecocokan maka mereka akan melangsungkan pernikahan dihari-hari berikutnya.


Valentine dan Barat

Pada abad ke 16 Masehi, perayaan Valentine yang semula merupakan ritual milik agama Kristen Katolik telah berangsur-angsur bergeser, yang semula untuk memperingati kematian santo Valentine dan Marius telah bergeser menjadi hari ?Jamuan Kasih Sayang? yang disebut sebagai ?Supercalis? seperti yang dirayakan oleh bangsa Romawi Kuno pada tiap tanggal 15 Pebruari.

Sedangkan pada abad pertengahan di dalam bahasa Perancis-Normandia terdapat kata ?Galentine? yang berasal dari kata Galant yang berarti cinta, persamaan bunyi antara Galentine dan Valentine disinyalir telah memberikan ide kepada orang-orang Eropa bahwa sebaiknya pada tanggal 14 Pebruari digunakan untuk mencari pasangan. Dan kini Valentine telah tersinkretisasi dengan peradaban Barat.

Valentine telah menjadi bentuk pesta hura-hura, simbol modernitas, sekedar simbol cinta, dan sudah mulai bernuansa pergaulan bebas dan seks bebas.

Banyak para muda-mudi yang mengadakan pesta Valentine hanya karena ikut-ikutan supaya tidak dibilang ketinggalan zaman atau tidak gaul, orang yang ikut-ikutan pesta valentine seakanakan telah menyandang predikat sebagai orang yang modern dan maju, padahal dia tidak tahu apa-apa tentang sejarah Valentine dan Valentine itu sendiri, padahal Valentine sendiri bukanlah hasil kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi.

Tentu saja Barat adalah yang paling diuntungkan dengan hiruk-pikuk pesta Valentine, karena di dalam pesta valentine orang didukung untuk hura-hura, mencari cinta sesaat dan instan, seks bebas, galmour yang semuanya itu mengarah ke peradaban Barat.

Ketika Al-Islah mengadakan survey via telepon terhadap beberapa masyarakat kota, ada seorang koresponden yang pernah berada di luar negeri memberikan pandangannya bahwa Valentine telah menjadi media Barat untuk memasarkan produknya, merebaknya Valentine di kalangan muda-mudi, menjadikan mereka ramah dan permisif terhadap produk-produk Barat, antara lain fashion, kafe, hotel, film, seks pranikah, dan lain sebagainya.

Namun kalau kita mau jeli dan teliti, Valentine memang bisa menjadikan seseorang merasa tidak ketinggalan zaman, gaul, fashionable dan segudang simbol peradaban Barat lainnya, salah satu faktor besarnya daya jual produk-produk Barat adalah terbangunnya opini tersebut dikalangan muda-mudi, contoh, orang ingin mengganti Hp-nya dengan HP baru hanya dengan satu alasan saja yaitu ?model baru lebih trendy atau fashionable yang lama telah ketinggalan jaman dan memalukan? , opini semacam itulah yang ingin dibangun barat melaui acara-acara Valentine.


Survey Membuktikan

Dari wawancara dengan beberapa koresponden yang ada diwilayah pinggiran kota via telepone ketika diajukan pertanyaan apakah Valentine itu ? didapatkan hasil rata-rata para koresponden dari kalangan remaja memberikan jawaban bahwa Valentine adalah hari kasih sayang walaupun sebagian besar dari mereka tidak mengetahui sejarah Valentine. Dan ketika mereka ditanya apakah ingin merayakan Valentine?, sebagian besar menjawab ya dan ingin merayakan bersama sang kekasih, sebagian yang lainnya menjawab tidak perlu dengan alasan kasih sayang itu bukan hanya satu hari itu saja tetapi sepanjang tahun, dan ada juga yang memberikan alasan karena Valentine adalah budaya Barat yang memiliki efek negatif dan merusak. Yang cukup mengejutkan ada seorang anak SD yang tahu tentang hari Valentine dan ingin merayakan dengan memberi hadiah kepada teman spesial.

Dan dari wawancara dengan korespeonden yang sudah berumah tangga dengan kisaran umur antara 30 tahun hingga 50 tahun memberikan hasil bahwa ketika mereka dalam usia remaja mereka sebagian besar tidak tahu tentang Valentine walaupun pernah mendengar kata Valentine, sebagian kecil mengatakan ketika masih remaja mereka telah tahu tentang Valentine tetapi tidak pernah merayakannya. Dan ketika diberi pertanyaan lanjutan apakah akan memberikan izin kepada anaknya untuk merayakan Valentine, sebagian besar menjawab tidak masalah asal tidak kebablasan, dan sebagian yang lain mengizinkan tetapi dengan memberikan pengarahan dan sebagian yang lainnya lagi akan melarang karena mengetahui bahwa Valentine adalah budaya Barat dan bertentangan dengan agama Islam.

Dari wawancara tersebut dapat diperoleh gambaran tentang opini dan sikap masyarakat mengenai Valentine ?walaupun kurang akurat-:

Pertama, kalangan muda-mudi hampir 100% telah mengenal Valentine padahal para orang-tua mereka hampir 100% tidak mengenal Valentine pada masa remajanya berarti Valentine telah berkembang pesat dalam satu generasi.

Kedua, hanya sebagian kecil remaja yang menentang Valentine dan hampir 100% yang tidak mengetahui tentang sejarah Valentine.


Dan sekarang mari kita tinjau pandangan Islam tentang Valentine dan bagaimana semestinya umat Islam harus bersikap.


PANDANGAN ISLAM TENTANG VALENTINE

Dari uraian sejarah Valentine dan hubungannya dengan peradaban Barat saat ini dapat diringkas bahwa Valentine merupakan :

Ritual yang bersumber dari Kristen yang dikukuhkan oleh Paus Galasius untuk mengenang orang suci Kristen yaitu Santo Valentine dan Santo Marius.
Ritual orang-orang Romawi kuno yang pagan (penyembah berhala) untuk memperingati dewi Juno yaitu ratu dari segala dewa-dewi bagi perempuan dan perkawinan ( dewi cinta).
Ritual bangsa Eropa pada abad pertengahan untuk mencari jodoh.
Media Barat untuk mengkokohkan cengkraman peradaban Barat.,


Dari keempat jatidiri Valentine tersebut, tidak satupun yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, alasannya :

Pertama, Valentine merupakan ritual keagamaan yaitu agama Kristen, sehingga Valentine merupakan ibadah bagi agama Kristen, bukti bahwa Valentine sebagai ritual agama Kristen adalah ritual Valentine tersebut dikukuhkan oleh seorang Paus yaitu Paus Galasius untuk memperingati dua orang yang diberi gelar orang suci oleh orang-orang Kristen. Bagi Muslim mengikuti Valentine tersebut adalah sama dengan mengikuti peribadatan orang Kristen, di samping itu ada bahaya yang lain yaitu sinkretisasi antara agama Islam dan Kristen, Allah I telah memerintahkan kita untuk tidak mencampuradukkan ajaran agama Islam dengan ajaran agama manapun termasuk Kristen :
Bagimu agamamu, bagiku agamaku. QS. 109:1-6

Kedua, Valentine untuk memperingati/memuja dewi Juno adalah ritual yang dilakukan oleh orang-orang romawi Kuno yang menyembah berhala/dewa, sehingga mengikuti ritual ini dapat bernilai kesyirikan seperti yang dilakukan oleh orang-orang Romawi Kuno yang menyembah berhala.
Bedakan diri kalian dari orang-orang Musyrik. HR. Bukhari-Muslim

Ketiga, Valentine sebagai sarana untuk mencari jodoh oleh orang-orang Eropa, mereka bertahayul bahwa kasih sayang akan mulai bersemi pada tanggal 14 Pebruari, tahayul adalah salah satu bentuk kesyirikan, sehingga haram hukumnya bagi umat Islam untuk mengikutinya.

Keempat, Valentine sebagai media barat telah diakui daya rusaknya terhadap tatanan masyarakat timur apalagi Islam, mengiktui Valentine bukan saja sekedar pesta untuk menyatakan kasih sayang, tetapi juga pesta yang mau-tidak-mau harus mengikutkan budaya yang lainnya, pergaulan bebas, fashion, pakaian minim, ciuman antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya, hidup glamour, materialistis, dansa-dansa, mengumbar nafsu dan lain-lain.
Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, ia akan termasuk golongan mereka. HR. Ahmad

Tidak dapat dipungkiri lagi, Valentine adalah salah satu pintu masuk untuk menjadi sama dengan mereka.


Itulah jatidiri Valentine dan kedudukannya terhadap agama Islam, banyak para muda-mudi yang mengikuti Valentine hanya sekedar ikut-ikutan dan tidak mengetahui apa dan bagaimana Valentine yang sesungguhnya, mereka ikut hanya karena pernah melihat ada yang jualan kartu Valentine atau menerima kartu valentine, atau karena pernah diajak temannya ikut acara Valentine, atau karena pernah melihat propaganda Valentine di majalah-majalah, tv, film dan lain sebagainya, terhadap sikap para muda-mudi yang mengikut saja terhadap apa yang tidak diketahuinya, Allah SWT telah memberikan peringatan :

Dan janganlah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. QS. 17:36

Padahal para muda-mudi gaul sering berkata untuk memberi kesan/nilai negatif kepada temannya dengan perkataan ?sok tahu lu? ternyata mereka sendiri terhadap Valentine juga sok tahu. Wallahu a'lam.
READ MORE

Asal Muasal Hari Valentine

Posted by phychole On 0 komentar
Di Brasil mereka merayakan hari Valentine pada tgl 12 Juni yang lebih dikenal dengan nama “Dia dos Namorados" = "Boyfriend's/Girlfriend's Day". Sedangkan di Kolumbia mereka merayakannya pada bulan September yang diberi nama “Amigo secreto” = “Sobat Rahasia”, karena sipemberi hadiah Valentine tidak boleh memberitahu identitas nya. Sedangkan di Tiongkok, Chinese Valentine atau “Qi Shi” yang berarti “Double seven”, karena ini dirayakan tepatnya pada tgl tujuh bulan tujuh penanggalan Imlek. Budaya ini berasal sejak jaman Disnati Han (206 SM - 220 M).

Di Jepang maupun di Korea mereka menamakan Hari Valentine = “Giri-choco”, sebab pada hari tersebut para perempuan diwajibkan memberi cokelat kepada teman-teman pria sekantor atau lingkungannya. Kata Giri dalam bahasa Jepang = Wajib, sedangkan choco diambil dari kata chokoreto = cokelat. Kaum pria membalas memberikan hadiah cokelat putih atau hadiah-hadiah lainnya yang berwarna putih pada hari “White Day” yang dirayakan pada tgl 14 Maret.

Apabila kita mendengar lagu “My Lady Valentine” terbayang oleh kita sosok seorang gadis ayu, imut-imut dalam romantis cinta. Bahkan kalau kita mendengar refrain dari lagu tersebut “Be my Valentine” rasanya sangat indah sekali untuk diucapkan sebagai nama panggilan untuk gadis kesayangan kita. Hanya sayangnya ini tidaklah benar, sebab panggilan “Be my Valentine” itu cocoknya diberikan kepada seseorang yang memiliki tubuh ala Arnold Schwarzeneger ato Rambo, sebab perkataan Valentine itu berasal dari bahasa Latin “Valentinus” yang berarti “Gagah Perkasa”.

Juga satu hal yang ngawur, apabila hari Valentine itu dikaitkan dengan agama Kristen, sebab pujian “Valentinus” atau “Gagah Perkasa” sebenarnya diucapkan untuk memuliakan dewa Baal yang dibenci oleh Allah nya umat Kristen (Zefanya 1:4).

Raja Baal yang pertama adalah Nimrod seorang pemburu anjing ajak yang gagah perkasa (Kej 10:9). Dalam bahasa Yunani Nimrod lebih dikenal sebagai Pan, sedangkan anjing ajak dalam bahasa Latin “Lupus” oleh sebab itulah bangsa Rumawi menamakan Nimrod sebagai “Lupercus” atau sipemburu anjing ajak.

Untuk memuliakan Lupercus inilah mereka mengadakan hari perayaan yang disebut “"Lupercalia” yang dirayakan setiap tgl 15 Februari.

Rupanya banyak orang Rumawi ingin puteranya gagah perkasa seperti Nimrod oleh sebab itulah mereka seringkali memberikan nama “Valentine” kepada putera-puteranya.

Kerajaan Babilonia berasal dari kerajaan Baal yang memuliakan dewa Baal. Dalam bahasa kuno Kaldea atau bahasa Babilonia pada saat itu “bal” berarti “hati” maka dari itu juga “hati” sering digunakan sebagai lambang dari dewa Baal. Oleh sebab itulah lambang “hati” ini juga digunakan sebagai lambang dari hari raya Lupercalia tersebut. Yang s/d saat ini masih tetap digunakan sebagai lambang dari hari Valentine.

Di hari Valentine rasanya tidak komplit apabila tidak ada “Cupid” sang dewa asmara, dalam bentuk malaikat kecil dalam keadaan bugil dan yang selalu membawa panah untuk memanah sepasang hati manusia untuk saling jatuh cinta.

Hanya sayangnya Cupid ini merupakan lambang dari pasangan Haram! Kenapa demikian?

Cupid itu sebenarnya adalah gambaran atau lambang ketika Nimrod masih kecil. Nimrod adalah seorang pemburu maka dari itu juga Cupid ini selalu membawa panah. Pada masa mudanya Nimrod adalah seorang pemuda yang guaaa..anteng sekali, sehingga di puja2 oleh banyak kaum wanita (Daniel 11:37) yang membuat nafsu birahi mereka menjadi bangkit terbang melayang. Hal ini bukan hanya berlaku bagi perempuan2 disekitarnya saja bahkan berlaku bagi Ibu Kandungnya sendiri “Semiramis” yang turut jadi tergila-gila oleh anaknya sendiri, sehingga akhirnya ia mengawini anak kandungnya sendiri. Oleh sebab itulah juga diberi sebutan nama “Cupid” yang berasal dari bahasa Latin “cupere” yang dalam bahasa Inggrisnya diterjemahkan sebagai “Desire” atau membangkitkan nafsu birahi. Jadi Cupid itu memanah bukannya untuk membuat orang menjadi saling jatuh cinta, melainkan untuk membuat nafsu birahi orang jadi bangkit.

Pada tgl. 15 Februari, Nimrod dan Ibunya mengakui kesalahan mereka, sebagai ibu dan anak, oleh sebab itulah juga bulan Februari itu berasal dari kata Februa yang berarti “penyucian”, dimana mereka akhirnya sadar bahwa azas kasih yang mereka lakukan itu tidak benar.

Berdasarkan Catholic Encyclopedia (1908), sebenarna ada tiga St Valentine; seorang Pastor dari Roma yang mati sebagai martir, begitu juga seorang pastor lainnya di Afrika Utara dan yang terakhir mendapatkan julukan St Valentine adalah seorang uskup dari Terni (Italy).

Sedangkan hari Valentine yang kita kenal sekarang ini adalah hari kasih yang diperkenalkan pada th 496 M oleh Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine's Day untuk menghormati St.Valentine yang mati pada 14 Februari 269 M.

Setidak-tidaknya ada beberapa legenda atau versi mengenai hari Valentin ini, tetapi yang paling sering diceritakan adalah: pada saat Kerajaan Romawi yang di pimpin Kaiser Claudius II sekitar Abad III Masehi sering terlibat dalam peperangan. Ia menganggap tentara yang masih belum berkeluarga lebih tabah dan kuat di medan peperangan dari pada pria yang telah menikah, karena pikiran mereka pasti akan terganggu terus oleh anggota keluarga yang ditinggal di rumah. Oleh sebab itulah Kaiser tersebut melarang para pemuda untuk menikah, namun St. Valentine melanggarnya dan menikahkan mereka secara sembunyi2 , tetapi akhirnya hal ini tercium juga oleh Sang Kaiser, yang mengakibatkan ia ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M dan setelah meninggal ia diangkat menjadi Santo Valentine.

Konon ketika ia masih berada di dalam penjara, ia tetap mengingat semua orang yang dikasihinya. Hampir setiap hari ia membuat kartu bergambar hati dengan ucapan singkat "I love you – from your Valentine” Kartu-kartu itu dikirim satu per satu kepada setiap orang yang dicintainya. Semua orang yang ada di penjara itu juga merasakan kasih sayang Valentine. Mereka menempelkan kartu2 bergambar hati tersebut di selnya masing2. Dari sinilah diduga lahirnya tradisi kartu Valentine dengan istilah "your Valentine" atau "my Valentine"

Dengan cara demikian Paus Gelasius telah berhasil merubah kebiasaan orang kafir dalam penyembahan berhala menjadi perayaan gereja, hanya dengan merubah tgl dari 15 ke 14 dan merubah story latar belakang dari perayaan tersebut.

Walaupun demikian Anda jangan sampai terobsesi oleh tulisan tersebut diatas, oret2an ini hanya sekedar informasi saja, yang harus dibaca dengan pemikiran: “It's nice to read that & nice to know it!” jadi jangan ditanggapi secara serious, kenapa?

Tidak semua budaya bangsa lain itu buruk dan tidak pula baik semuanya. Sikap menganggap budaya bangsa sendiri yang terbaik dan kemudian mengaratinanya agar tidak terinfeksi virus budaya asing akan terkristalisasi pada sikap kebangsaan yang berlebihan (chauvinisme).

Entah apapun juga nama maupun latar belakangnya dari “Hari kasih” itu, bagi saya ini selalu baik dan mulia, sebab tujuannya ialah untuk berbagi kasih satu sama lain.

Dan kasih yang benar2 tulus itu “buta”, ia tidak mengenal agama, budaya, partai politik, maupun etnis keturunan, kita kudu bisa mengasihi siapa saja, dimana saja dan kapan saja, jadi jangan sampai kita mau diracuni oleh segala macam dogma maupun aliran.

Manfaatkan momentum baik ini untuk membenahi kembali hubungan yang retak, membebat luka di hati dengan ungkapan kasih yang istimewa, Pendeknya Valentine's Day memiliki makna yang dalam, bukan hanya sekadar hari asmara saja.

“I love You from your Ucup!”

Bagikanlah rasa kasih Anda kepada rekan2 lainnya dengan menyebar luaskan artikel ini.
READ MORE

Survei: Remaja Indonesia Punya Pengalaman Seks Sejak Usia 16

Posted by phychole On Rabu, 02 Januari 2008 0 komentar
Siapa nyana, ternyata sebagian besar remaja merasa tidak cukup nyaman curhat sama orang tuanya, terutama bertanya seputar masalah seks. Makanya, mereka lebih suka cari tahu sendiri melalui sesama teman ... dan nonton blue film.

Setidaknya, hasil itu menjadi salahsatu kesimpulan yang mengemuka dalam paparan hasil penelitian Synovate Research tentang perilaku seksual remaja di 4 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan.

Survey ini mengambil 450 responden dari 4 kota itu dengan kisaran usia antara 15 sampai 24 tahun, kategori masyarakat umum dengan kelas sosial menengah keatas dan kebawah. Selain itu, juga diberikan pembagian terhadap para responden ini berdasarkan aktivitas seks yang aktif dan pasif.

Dari penelitian yang dilakukan sejak September 2004 itu, Synovate mengungkapkan bahwa sekitar 65% informasi tentang seks mereka dapatkan dari kawan dan juga 35% sisanya dari film porno. Ironisnya, hanya 5% dari responden remaja ini mendapatkan informasi tentang seks dari orang tuanya.

Para remaja ini juga mengaku tahu resiko terkena penyakit seksual (27%) sehingga harus menggunakan kontrasepsi (27%). Tapi, hanya 24% dari responden ini yang melakukan preventiv untuk mencegah penyakit AIDS menghinggapi mereka.

Berpengalaman sejak 16 tahun

Dalam penelitian ini juga menarik untuk melihat pengalaman seksual remaja di 4 kota ini. Sebab, 44% responden mengaku mereka sudah pernah punya pengalaman seks di usia 16 sampai 18 tahun. Sementara 16% lainnya mengaku pengalaman seks itu sudah mereka dapat antara usia 13 sampai 15 tahun.

Selain itu, rumah menjadi tempat paling favorit (40%) untuk melakukan hubungan seks. Sisanya, mereka memilih hubungan seks di kos (26%) dan hotel (26%).

Uniknya, para responden ini sadar bahwa seharusnya mereka menunda hubungan seks sampai menikah (68%) dan mengerti bahwa hubungan seks pra nikah itu tidak sesuai dengan nilai dan agama mereka (80%). Tapi, mereka mengaku hubungan seks itu dilakukan tanpa rencana. Para responden pria justru 37% mengaku kalau mereka merencanakan hubungan seks dengan pasangannya. Sementara, 39% responden perempuan mengaku dibujuk melakukan hubungan seks oleh pasangannya.

Karenanya, ketika ditanya bagaimana perasaan para responden setelah melakukan hubungan seks pra nikah itu, 47% responden perempuan merasa menyesal karena takut hamil, berdosa, hilang keperawanan dan takut ketahuan orang tua.

"Mereka juga tahu bahwa ada beberapa jenis penyakit yang ditularkan dari hubungan seksual. Misalnya 93% tahu tentang AIDS dan 34% tahu Sipilis. Kalau tentang AIDS, mereka 82% tahu dari televisi, 20% dari internet dan hanya 10% yang tahu dari orang tuanya," kata camita Wardhana, Project Director Synovate yang mempresentasikan hasil penelitian ini.

Perlu informasi lebih lengkap
Meskipun hasil penelitian ini bukan hal yang baru bagi masyarakat saat ini, tetap saja perlu hati-hati menyikapinya agar tidak menjadi salah persepsi.

Adrianus Tanjung, Kepala Divisi Komunikasi Informasi, Edukasi dan Advokasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) melihat, meskipun hasil penelitian ini memberikan gambaran rata-rata pada perilaku remaja kita saat ini, ada beberapa faktor yang bisa saja bias.

"Seperti pembagian remaja yang aktif dan pasif secara seksual dalam penelitian ini, masih bisa diperdebatkan. Misalnya, apakah jika remaja yang pernah sekali melakukan hubungan seksual tapi lalu tidak melakukannya lagi, itu tetap dalam kategori aktif secara seksual?"

Namun, ia melihat bahwa hasil penelitian ini memberikan kecenderungan yang makin menguat bahwa para remaja ini membutuhkan tempat yang nyaman untuk mencurahkan perasaan atau bertanya seputar seks.

"Mereka sulit tanya ke orangtua karena bisa aja orangtua nggak tahu .Selain itu, mungkin juga mereka membutuhkan tempat yang didesain nyaman supaya mereka mau datang ke konseling seks," tambah Tanjung.

Sebab itu, PKBI yang juga pernah mendapatkan hasil serupa dari penelitian sejenis beberapa waktu lalu ini, menurut Tanjung, akan mencoba memberikan konseling lebih detil tentang alat-alat reproduksi kepada remaja. Caranya dengan masuk ke sekolah-sekolah melalui kegiatan ekstra kulikuler seperti Pramuka.

"Ini penting agar mereka mengerti organ reproduksi mereka sendiri, mulai dari pembuahan sampai hamil dan melahirkan. Dengan begitu, mereka akan lebih dapat menjaga diri sendiri, tahu resiko-resikonya, meskipun tidak selalu dalam pantauan orangtua," demikian Andrianus Tanjung. (Lily Bertha Kartika)

sumber: Kompas Cyber Media, Jumat, 28 Januari 2005
READ MORE

Peer Pressure Vs Peer Motivation

Posted by phychole On 0 komentar
Oleh: Heri Susanto PKBI DKI Jakarta

Suka atau enggak, begitu banyak persoalan yang kita hadapi sebagai remaja. Mulai dari masalah yang paling umum, sederhana, tapi juga sekaligus ”rumit”, yaitu seputar kisah asmara, sampai masalah-masalah yang bergesekan dengan hukum dan tatanan sosial yang berlaku di sekitar kita.

Secara sadar, tentu kita enggak pernah menginginkannya. Namun kenyataannya sh*t happens. Ada aja kejadian yang menggiring kita ke arah sana. Alasannya macam-macam. Misalnya, dengan tujuan untuk menunjukkan solidaritas antarteman, mendapatkan pengakuan dari kelompok, atau untuk menunjukkan identitas diri. Bisa juga untuk menunjukkan kemandirian, meminta pembuktian cinta, dan lain sebagainya. The problem is, banyak yang mengambil pilihan solusi yang salah.

Ujung-ujungnya malah jadi dianggap melakukan ”kenakalan-kenakalan”. Kayak tawuran, nge-drugs, malak, bolos sekolah, kekerasan dalam pacaran, pemerkosaan terhadap teman atau bahkan pacar, bersikap konfrontatif terhadap orangtua, dan lain-lain.

Memang banyak ahli psikologi yang menyatakan bahwa masa remaja merupakan masa yang penuh masalah, penuh gejolak, penuh risiko (secara psikologis), over energi, dan lain sebagainya, yang disebabkan oleh aktifnya hormon-hormon tertentu.

Masalahnya, apa yang dibilang para ahli itu justru menggiring sebagian kita pada pemahaman bahwa keadaan atau perilaku tersebut adalah sebuah kewajaran baru. Yang akan tetap lestari dari generasi ke generasi. Waduh! Ngeri dong?

”Peer pressure”

Minat untuk berkelompok menjadi bagian dari proses tumbuh kembang yang kita alami. Yang dimaksud di sini bukan sekadar kelompok biasa, melainkan sebuah kelompok yang memiliki kekhasan orientasi, nilai-nilai, norma, dan kesepakatan yang secara khusus hanya berlaku dalam kelompok tersebut. Atau yang biasa disebut geng. Biasanya kelompok semacam ini memiliki usia sebaya atau bisa juga disebut peer group.

Demi geng ini kita sering kali dengan rela hati mau melakukan dan mengorbankan apa pun hanya karena sebuah kata-kata ”sakti”, yaitu solidaritas. Luar biasa memang jika geng ini memiliki arah kemudi yang tepat sehingga bisa menjadi wadah positif bagi kita. Tapi yang menjadi persoalan adalah terkadang solidaritas di antara kita itu bersifat semu, buta, dan destruktif, yang malah mencederai makna solidaritas itu sendiri.

Demi alasan solidaritas, sebuah geng sering kali memberikan tantangan atau tekanan-tekanan kepada anggota kelompoknya (peer pressure) yang terkadang berlawanan dengan hukum atau tatanan sosial yang ada. Tekanan itu bisa saja berupa paksaan untuk menggunakan narkoba, mencium pacar, melakukan hubungan seks, melakukan penodongan, bolos sekolah, tawuran, merokok, corat-coret tembok, dan masih banyak lagi.

Secara individual, awalnya kita mungkin merasa enggak nyaman melakukan ”tantangan” itu. Tapi karena ada peer pressure, plus rasa ketidakberdayaan untuk meninggalkan kelompok, serta ketidakmampuan untuk mengatakan ”tidak”, akhirnya apa pun yang dikehendaki kelompok secara terpaksa dilakukan. Lama-kelamaan menjadi kebiasaan dan akhirnya melekat menjadi sebuah karakter yang diwujudkan dalam berbagai macam perilaku negatif.

Peer pressure tidak hanya bisa diperoleh dari kelompok, tapi bisa juga dari individu, walaupun biasanya tekanan dari individu tidak lebih berat dari tekanan kelompok. Dari individu maupun kelompok, peer pressure dapat berpengaruh buruk dalam kehidupan kita, bisa dalam bentuk perubahan perilaku negatif atau pengaruh psikologis seperti rasa takut, sedih, minder, dan cemas, yang tentunya akan memengaruhi pencitraan orang lain terhadap kita.

”Peer motivation”

Hidup adalah sebuah pilihan. Jika kita mau melihat ke berbagai sisi dalam menjalani berbagai pernak-pernik kehidupan kita, kita akan selalu menemukan alternatif untuk segala hal, termasuk mau diarahkan ke mana pola pergaulan kita.

Kelompok atau teman sebaya memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menentukan arah hidup kita. Jika kita berada dalam lingkungan pergaulan yang penuh dengan ”energi negatif” seperti yang terurai di atas, segala bentuk sikap, perilaku, dan tujuan hidup kita menjadi negatif. Sebaliknya, jika kita berada dalam lingkungan pergaulan yang selalu menyebarkan ”energi positif”, yaitu sebuah kelompok yang selalu memberikan motivasi, dukungan, dan peluang untuk mengaktualisasikan diri secara positif kepada semua anggotanya, kita juga akan memiliki sikap yang positif. Prinsipnya, perilaku kelompok itu bersifat menular.

Motivasi dalam kelompok (peer motivation) adalah salah satu contoh energi yang memiliki kekuatan luar biasa, yang cenderung melatarbelakangi apa pun yang kita lakukan. Dalam konteks motivasi yang positif, seandainya ini menjadi sebuah budaya dalam geng, barangkali tidak akan ada lagi kata-kata ”kenakalan remaja” yang dialamatkan kepada kita. Lembaga pemasyarakatan juga tidak akan lagi dipenuhi oleh penghuni berusia produktif, dan di negeri tercinta ini akan semakin banyak orang sukses berusia muda. Kita juga tidak perlu lagi merasakan peer pressure, yang bisa bikin kita stres.

Budaya dalam geng tentunya tidak dapat diubah dengan sim salabim abra kadabra. Perlu komitmen yang besar dari masing-masing individu yang terlibat dalam kelompok tersebut. Semua berawal dari niat yang baik untuk selalu menjadi lebih baik. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memulai.

Pertama, berpikir positif. Segala bentuk sikap dan perilaku kita adalah perwujudan dari apa yang kita pikirkan. Jadi, dengan kata lain, perlakuan kita terhadap orang lain bergantung pada penilaian kita terhadap orang tersebut. Jika kita memiliki penilaian yang positif terhadap seseorang di antara sekian anggota geng yang lain, kita akan cenderung bersikap baik terhadap orang tersebut dan cenderung menolerir setiap kesalahan yang diperbuatnya. Begitu pula sebaliknya kita akan banyak melihat banyak kesalahan pada orang yang tidak kita sukai.

Nah, kalau kondisinya sudah seperti ini, biasanya akan ada ”tumbal” yang selalu jadi korban dalam sebuah geng, yaitu orang yang paling dipandang negatif. Di samping itu, cara pandang yang positif terhadap masing-masing anggota kelompok juga penting. Prinsipnya dianggap orang baik adalah kebutuhan semua orang. Jika kebutuhan itu terpenuhi, maka akan dapat meningkatkan citra diri yang positif masing-masing individu, dan itu akan berdampak pada perilaku yang positif pula.

Kedua, tentukan tujuan. Untuk apa geng itu dibentuk harus benar-benar memiliki tujuan jelas sehingga energi kita tersalurkan pada hal-hal yang terarah dan tidak terbuang sia-sia. Masing-masing anggota akan tahu apa yang harus dilakukan dan tentunya akan lebih produktif. Sebagai analogi, sebuah coretan tembok yang memiliki tujuan dan konsep yang jelas justru akan dapat memperindah suasana kota. Bahkan terkadang memiliki pesan-pesan yang bermakna. Sebaliknya, coretan-coretan yang asal-asalan justru akan menimbulkan kesan kumuh dan tentunya tidak indah. Pekerjaan yang sama akan memberikan hasil yang berbeda hanya karena tujuannya berbeda. Begitu pula dengan kelompok. So..., apa tujuan kita nge-geng?

Ketiga, dukungan kelompok. Masing-masing anggota kelompok harus bisa memberikan dukungan yang positif terhadap anggotanya, bukan malah saling memojokkan. Berikan semangat bagi yang melakukan kegagalan agar bisa memperbaiki, karena kegagalan adalah separuh perjalanan menuju sukses, dan berikan apresiasi yang tulus kepada yang berhasil memperbaiki dan melakukan kebaikan, sekecil apa pun prestasinya.

Seandainya selama ini kita selalu memberikan dukungan kepada teman kita kepada hal-hal yang lebih negatif dan kita selalu menganggapnya hebat jika teman kita mampu menyelesaikan hal ”konyol” dan ”bodoh”, kita harus berubah. Dukungan positif tidak hanya bermanfaat untuk orang lain, tapi juga mampu memberikan semangat kepada diri kita karena kita juga akan merasa terpacu. Di samping itu, dukungan positif juga penting untuk menjaga agar geng tetap terus bergerak secara energik dalam mencapai tujuan.

Sumber: Harian Kompas, Jumat, 07 April 2006
READ MORE

Kesetaraan Cowok dan Cewek

Posted by phychole On 0 komentar
 

Wah susah banget ya jadi cewek! Begitu banyak pesan: awas pemerkosaanlah, pelecehan seksual-lah, atau tindak kriminal lain. Belum lagi kalau "salah" pakai baju. Bahkan, karena sering dianggap lemah dan mesti dilindungi, sering kali cewek hanya "pantas" dijadikan "korban". Kalau begitu, betapa tidak enaknya menjadi cewek.

Pengalaman ini melekat dan diajarkan secara turun-temurun oleh orangtua kita, masyarakat, serta lembaga pendidikan yang ada dengan sengaja atau tanpa sengaja. Demikian sistematis dan lamanya pola pengajaran perilaku (peran) ini sehingga membuat kita berpikir bahwa memang demikianlah adanya peran-peran yang harus kita jalankan. Bahkan, kita menganggapnya sebagai kodrat. "Kan memang kodrat gue sebagai cewek untuk lemah gemulai, mau menerima apa adanya, dan enggak boleh membantah. Sementara saudara gue yang cowok harus berani, tegas, dan bisa ngatur!" Begini kita sering memahami peran jenis kelamin kita, bukan?

Dari kecil kita telah diajarkan, cowok akan diberikan mainan yang memperlihatkan kedinamisan, tantangan, dan kekuatan, seperti mobil-mobilan dan pedang-pedangan. Sedangkan cewek diberikan mainan boneka, setrikaan, alat memasak, dan lainnya.

Lalu, ketika mulai sekolah dasar, dalam buku bacaan pelajaran juga digambarkan peran-peran jenis kelamin, contohnya, "Bapak membaca koran, sementara Ibu memasak di dapur". Peran-peran hasil bentukan sosial-budaya inilah yang disebut dengan peran jender. Peran yang menghubungkan pekerjaan dengan jenis kelamin. Apa yang "pantas" dan "tidak pantas" dilakukan sebagai seorang cowok atau cewek.

Kondisi ini enggak ada salahnya kok. Nah, akan menjadi bermasalah ketika peran-peran yang telah diajarkan kemudian menempatkan salah satu jenis kelamin (baik cowok maupun cewek) pada posisi yang tidak menguntungkan. Karena enggak semua cowok mampu bersikap tegas dan bisa ngatur, maka cowok yang lembut akan dicap banci. Sedangkan jika cewek lebih berani dan tegas akan dicap tomboi. Tentu saja hal ini enggak enak dan memberikan tekanan.

Memperjuangkan kesetaraan

Memperjuangkan kesetaraan bukanlah berarti mempertentangkan dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan. Tetapi, ini lebih kepada membangun hubungan (relasi) yang setara. Kesempatan harus terbuka sama luasnya bagi cowok atau cewek, sama pentingnya, untuk mendapatkan pendidikan, makanan yang bergizi, kesehatan, kesempatan kerja, termasuk terlibat aktif dalam organisasi sosial-politik dan proses-proses pengambilan keputusan.

Hal ini mungkin bisa terjadi jika mitos-mitos seputar citra (image) menjadi "cowok" dan "cewek" dapat diperbaiki. Memang enggak ada cara lain. Sebagai cowok ataupun cewek, kita harus menyadari bahwa kita adalah pemain dalam kondisi (hubungan) ini. Jadi, untuk bisa mengubah kondisi-kondisi yang tidak menguntungkan ini, maka baik sebagai cowok ataupun cewek kita harus terlibat.

Meskipun banyak korban dari sistem yang ada sekarang adalah cewek, bukan berarti usaha-usaha untuk mengubahnya adalah tanggung jawab cewek semata. Karena ini menyangkut sistem sosial-budaya, tentu saja kesepakatan harus dibangun di antara kita dong, baik sebagai cewek ataupun cowok. Lalu bagaimana kita memulainya?

1 Bangun kesadaran diri

Hal pertama yang mesti kita lakukan adalah membangun kesadaran diri. Ini bisa dilakukan melalui pendidikan. Karena peran-peran yang menimbulkan relasi tak setara terjadi akibat pengajaran dan sosialisasi, cara mengubahnya juga melalui pengajaran dan sosialisasi baru. Kita bisa melakukan latihan atau diskusi secara kritis. Minta profesional, aktivis kesetaraan jender, atau siapa pun yang kita pandang mampu membantu untuk memandu pelatihan dan diskusi yang kita adakan bersama.

2 Bukan urusan cewek semata

Kita harus membangun pemahaman dan pendekatan baru bahwa ini juga menyangkut cowok. Tidak mungkin akan terjadi perubahan jika cowok tidak terlibat dalam usaha ini. Cewek bisa dilatih untuk lebih aktif, berani, dan mampu mengambil keputusan, sedangkan cowok pun perlu dilatih untuk menghormati dan menghargai kemampuan cewek dan mau bermitra untuk maju.

3 Bicarakan

Salah satu cara untuk memulai perubahan adalah dengan mengungkapkan hal-hal yang menimbulkan tekanan atau diskriminasi. Cara terbaik adalah bersuara dan membicarakannya secara terbuka dan bersahabat. Harus ada media untuk membangun dialog untuk menyepakati cara-cara terbaik membangun relasi yang setara dan adil antarjenis kelamin. Bukankah ini jauh lebih membahagiakan?

4 Kampanyekan

Karena ini menyangkut sistem sosial-budaya yang besar, hasil dialog atau kesepakatan untuk perubahan yang lebih baik harus kita kampanyekan sehingga masyarakat dapat memahami idenya dan dapat memberikan dukungan yang dibutuhkan. Termasuk di dalamnya mengubah cara pikir dan cara pandang masyarakat melihat "cowok" dan "cewek" dalam ukuran "kepantasan" yang mereka pahami. Masyarakat harus memahami bahwa beberapa sistem sosial-budaya yang merupakan produk cara berpikir sering kali enggak berpihak, menekan, dan menghambat peluang cewek untuk memiliki kesempatan yang sama dengan cowok. Jadi ini memang soal mengubah cara pikir.

5 Terapkan dalam kehidupan sehari-hari

Tidak ada cara terbaik untuk merealisasikan kondisi yang lebih baik selain menerapkan pola relasi yang setara dalam kehidupan kita masing-masing. Tentu saja semua harus dimulai dari diri kita sendiri, lalu kemudian kita dorong orang terdekat kita untuk menerapkannya. Mudah-mudahan dampaknya akan lebih meluas.

Harry Kurniawan Cemara PKBI Sumatera Barat

sumber: Harian Kompas, Jumat, 21 April 2006
READ MORE